Share

Wall Street Melesat Usai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 05 Mei 2022 06:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 05 278 2589422 wall-street-melesat-usai-kenaikan-suku-bunga-the-fed-2hy8ptmw8p.jpg Wall Street Menguat. (Foto: Okezone.com/Reuters)

NEW YORK - Bursa saham AS, Wall Street ditutup menguat setelah The Fed memutuskan menaikan suku bunga acuannya. Ketiga indeks utama Wall Street seperti Dow Jones menguat 2,81%, S&P 500 naik 2,99% dan Nasdaq naik 3,19%.

Bursa saham AS naik tajam pada akhir perdagangan Rabu, setelah Federal Reserve memutuskan kenaikan suku bunga. Indeks S&P 500 pun mencatat kenaikan persentase satu hari terbesar dalam hampir setahun.

Baca Juga: Wall Street Naik, Saham Keuangan dan Teknologi Laris Manis Jelang Keputusan The Fed

Saham melonjak lebih tinggi setelah pengumuman The Fed tersebut. Selain itu, pasar juga mendapat sentimen positif karena imbal hasil Treasury turun.

Pasar sekarang mengharapkan Bank Sentral untuk terus menaikkan suku secara agresif dalam beberapa bulan mendatang.

Baca Juga: Wall Street Melesat di Tengah Penantian Keputusan The Fed

Sebagai informasi, Bank Sentral AS, The Fed memutuskan menaikan suku bunga acuan 0,50% menjadi 0,75-1%. Kenaikan suku bunga setengah poin persentase ini menjadi kebijakan paling agresif The Fed dalam menekan laju inflasi yang mencapai level tertinggi dalam 40 tahun terakhir.

“Inflasi terlalu tinggi dan kami memahami kesulitan yang ditimbulkannya. Kami bergerak cepat untuk menurunkannya kembali," kata Ketua Fed Jerome Powell, dilansir dari CNBC, Kamis (5/5/2022).

Powell mengatakan rakyat Amerika sangat terbebani tingginya inflasi, utamanya pada orang-orang berpenghasilan rendah. "Kami sangat berkomitmen untuk memulihkan stabilitas harga," ujarnya.

Oleh karena, Powell berharap kebijakan ini akan berarti menekan laju inflasi. Sementara itu, tingkat dana federal menetapkan berapa banyak bank membebankan satu sama lain untuk pinjaman jangka pendek, tetapi juga terkait dengan berbagai tingkat utang konsumen yang dapat disesuaikan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini