Share

Harga Brent Terus Naik Didukung Sikap Uni Eropa terhadap Minyak Rusia

Antara, Jurnalis · Jum'at 06 Mei 2022 09:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 06 320 2589830 harga-brent-terus-naik-didukung-sikap-uni-eropa-terhadap-minyak-rusia-E9Rh2fsUne.jpg Harga Minyak Mentah Naik. (Foto: Okezone.com/Pertamina)

NEW YORK - Harga minyak menguat pada akhir perdagangan Kamis. Harga minyak naik setelah Uni Eropa (UE) berencana menghapus minyak Rusia secara bertahap.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juni bertambah 45 sen atau 0,4% menjadi USD108,26 per barel di New York Mercantile Exchange.

Baca Juga: Balas Putin, Uni Eropa Segera Larang Impor Minyak Rusia

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli terangkat 76 sen atau 0,7% menjadi USD110,90 per barel di London ICE Futures Exchange. Demikian dikutip dari Antara, Jumat (6/5/2022). 

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan bahwa Uni Eropa akan menghentikan pasokan minyak mentah Rusia dalam enam bulan dan produk olahan pada akhir tahun. Rencana tersebut merupakan bagian dari paket keenam sanksi yang menargetkan Moskow atas operasi militernya di Ukraina.

Baca Juga: Uni Eropa Bakal Larang Impor Minyak Rusia, Harga Brent Meroket 4,9%

Namun hal tersebut memicu kekhawatiran atas pasokan yang ketat. Standar minyak mentah AS dan Brent masing-masing melonjak 5,3% dan 4,9%.

Di sisi lain,Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya mengatakan bahwa akan tetap berpegang pada rencana yang ada untuk peningkatan produksi minyak moderat pada Juni meskipun harga minyak mentah melonjak.

Aliansi tersebut menegaskan kembali "keputusan untuk menyesuaikan kenaikan produksi keseluruhan bulanan sebesar 432.000 barel per hari untuk Juni 2022," menurut sebuah pernyataan yang dirilis setelah Pertemuan Tingkat Menteri OPEC dan non-OPEC ke-28.

Sementara itu, dolar AS yang kuat menghadirkan hambatan untuk harga minyak. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, melonjak 1,14% menjadi 103,7540 pada akhir perdagangan Kamis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini