Share

Banyak PHK, Klaim Pengangguran Meningkat di AS

Jum'at 06 Mei 2022 12:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 06 320 2589863 banyak-phk-klaim-pengangguran-meningkat-di-as-borVvNrYZh.jpg Klaim Pengangguran di AS Meningkat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Warga Amerika Serikat (AS) banyak yang mengajukan permohonan tunjangan pengangguran pada pekan lalu. Meskipun jumlah orang yang mendapatkan tunjangan ini masih berada di titik terendah dalam lebih dari 50 tahun.

Departemen Tenaga Kerja Amerika melaporkan, klaim pengangguran naik 19.000 menjadi 200.000 pada minggu terakhir di bulan April. Mereka yang baru pertama kali mengajukan permohonan tunjangan pengangguran ini mencerminkan jumlah PHK yang terjadi.

Baca Juga: 10 Tips Cepat Bisa Dapat Pekerjaan, Pengangguran Wajib Coba!

Klaim rata-rata selama empat minggu lalu, yang melunakkan sebagian kerentanan mingguan, naik 8.000 klaim dari minggu sebelumnya, menjadi 188.000. Demikian dikuti[ dari VOA Indonesia, Jumat (6/5/2022).

Pekerja Amerika merasakan tingkat ketersediaan lapangan kerja yang kuat secara historis, dua tahun setelah pandemi virus corona yang membuat perekonomian mengalami resesi singkat.

Jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran di sebagian besar tahun ini, masih secara konsisten berada di tingkat pra-pandemi yaitu 225.000 orang, bahkan ketika ekonomi secara keseluruhan mulai berkontraksi.

Baca Juga: Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 23, Pengangguran Bisa Dapat Rp3,5 Juta!

Biro Statistik Tenaga Kerja Selasa melaporkan perusahaan-perusahaan Amerika mencatat rekor 11,5 juta lowongan pekerjaan pada bulan Maret lalu, atau berarti ada dua lapangan pekerjaan baru untuk setiap orang yang menganggur.

Namun, ada satu rekor yang mencengangkan ketika 4,5 juta orang berhenti dari pekerjaan mereka Maret lalu, yang merupakan isyarat bahwa mereka yakin dapat menemukan pekerjaan dengan gaji atau kondisi yang lebih baik di tempat lain.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Selama setahun terakhir ini para pengusaha telah menambah rata-rata lebih dari 540.000 lapangan pekerjaan baru per bulan, mendorong tingkat pengangguran turun menjadi 3,6%.

Survei perusahaan FactSet memperkirakan Departemen Tenaga Kerja akan melaporkan bahwa ekonomi menghasilkan 400.000 lapangan pekerjaan baru April lalu. Hal ini menandai bulan ke-12 berturut-turut di mana terjadi perekrutan hingga 400.000 lapangan pekerjaan baru atau lebih, yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Satu-satunya hal yang lebih kontroversial di pasar tenaga kerja saat ini adalah inflasi. Bank Sentral Amerika mengintensifkan perlawanan terhadap inflasi terburuk dalam 40 tahun dengan menaikkan suku bunga acuan jangka pendek setengah poin porsentase. Kebijakan The Fed ini menjadi langkah yang paling agresif sejak tahun 2000, dan menandai kenaikan suku buka lebih lanjut pada masa-masa mendatang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini