Share

Menhub Siagakan Kapal untuk Titik Krusial Arus Balik Lebaran

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Sabtu 07 Mei 2022 20:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 07 320 2590388 menhub-siagakan-kapal-untuk-titik-krusial-arus-balik-lebaran-TaKHsXAl1z.jpg Menhub Siagakan Kapal untuk Arus Balik Lebaran. (Foto: Okezone.com/ASDP)

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang. Dirinya mengecek penanganan arus balik mudik Lebaran dan memeriksa sejumlah kapal yang berangkat dari pelabuhan.

Menhub pun menyiapkan dan menambah jumlah angkutan kapal untuk mendukung kelancaran arus balik Lebaran 2022 dari berbagai daerah antar pulau khususnya Jawa-Sumatra.

Baca Juga: Arus Balik Lebaran, Menhub: Jangan Pulang Hari Ini dan Besok

“Saya hari ini gembira sekali bisa hadir di Pelabuhan Tanjung Mas, melepas masyarakat pada arus balik. Mereka ini akan kembali ke asalnya. Ada yang ke Pontianak sekitar 700 orang dan mereka bawa motor, mobil dan logistik,” kata Budi Karya, di Semarang, Sabtu (7/5/2022).

Berdasarkan survey Balitbanghub, pada tahun ini sekitar 1,4 juta orang akan mudik menggunakan kapal laut.

Baca Juga: 1.764 Pemudik Tiba di Terminal Pulo Gebang dengan 206 Bus Akap

“Kemenhub telah meminta operator pelayaran untuk mengantisipasi daerah-daerah yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang yang signifikan, dengan melakukan re-routing kapal-kapal ke daerah yang penumpangnya padat,” tambahnya.

Menhub mengatakan, di masa mudik ini banyak sekali volume pergerakan yang terjadi. Untuk itu, dirinya menginstruksikan kapal vavigasi dan KPLP untuk siaga di titik-titik perairan yang krusial.

“Kapal-kapal negara, japal navigasi dan kapal KSOP bersiaga di semua tempat titik. Apakah di Madura, Selayar, Banjarmasin, Samarinda, Belawan. Semua teman-teman di navigasi dan KSOP siap memback up apabila terjadi sesuatu,” katanya.

Pemerintah telah menyiapkan dengan cermat dan hati-hati, dalam rangka mengantisipasi lonjakan arus mudik maupun balik yang terjadi di angkutan laut.

“Sehingga diharapkan dapat mencegah terjadinya kelebihan muatan kapal yang dapat membahayakan keselamatan,” pungkas Menhub.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini