Share

Jumlah Tenaga Kerja Naik 4,55 Juta Orang, BPS: Belum Pulih

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Senin 09 Mei 2022 12:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 09 320 2591072 jumlah-tenaga-kerja-naik-4-55-juta-orang-bps-belum-pulih-PJcPuPrKHT.JPG Ilustrasi tenaga kerja. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah penduduk usia kerja yang terdampak Covid-19 mencapai 19,1 juta orang per Februari 2021.

BPS mencatat pada Februari 2022, terjadi peningkatan jumlah tenaga kerja sebanyak 4,55 juta orang.

Sementara, per Februari 2022, masih ada 11,53 juta orang yang terdampak pandemi Covid-19.

 BACA JUGA:Dampak Perang, BPS: Harga Komoditas Tinggi Pengaruhi Inflasi

"Kondisi tenaga kerja kita membaik pada Februari 2022, tapi belum sepenuhnya pulih seperti sebelum pandemi," terang Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers secara virtual, Senin (9/5/2022).

Margo menjabarkan, penduduk usia kerja yang terdampak pandemi Covid-19 terdiri dari mereka yang bekerja dengan pengurangan jam mencapai 9,44 juta.

Sementara, mereka yang tidak bekerja 580 ribu orang, bukan angkatan kerja 550 ribu orang, dan pengangguran 960 ribu orang.

Berdasarkan tingkat pendidikan, pengangguran yang merupakan lulusan SMK sebanyak 10,38 persen, SMA 8,35 persen, Diploma IV, S1, S2, dan S3 6,17 persen, Diploma I-III 6,09 persen, SMP 5,61 persen, dan SD ke bawah 3,09 persen.

 BACA JUGA:BPS: Produksi Padi Melimpah di Maret 2022, Harga Gabah dan Beras Turun

Margo merinci, menurut sebarannya tiga lapangan usaha yang memberikan kontribusi terbesar terhadap penyerapan tenaga kerja pada Februari 2022 adalah pertanian sebanyak 1,86 juta orang, perdagangan sebanyak 640 ribu orang, dan industri pengolahan sebanyak 850 ribu orang.

"Ketiga lapangan pekerjaan tersebut sudah memberikan kontribusi sebesar 62,76 persen," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini