Share

Perang Rusia-Ukraina Belum Berakhir, Jokowi Waspadai Gejolak Ekonomi Dunia

Raka Dwi Novianto, Jurnalis · Senin 09 Mei 2022 20:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 09 320 2591410 perang-rusia-ukraina-belum-berakhir-jokowi-waspadai-gejolak-ekonomi-dunia-EhYqJxZcvI.jpg Presiden Jokowi Waspadai Gejolak Ekonomi Global. (Foto: Okezone/Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan konflik Ukraina dan Rusia belum akan berakhir. Menurutnya, konflik tersebut berkepanjangan dan dapat menyebabkan ketidakpastian global.

"Berkaitan dengan kewaspadaan kita terhadap gejolak ekonomi global hati-hati sampai saat ini perang di Ukraina masih belum berakhir dan kelihatannya menunjukkan tanda-tanda yang berkepanjangan sehingga ketidakpastian global menjadi semakin tidak pasti," ujar Jokowi dalam memberikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna, Senin (9/5/2022).

Baca Juga: Bulgaria Tolak Sikap Uni Eropa Embargo Minyak Rusia, Ada Apa?

Jokowi menjelaskan selain karena konflik Ukraina dan Rusia, ketidakpastian global juga muncul akibat kebijakan moneter Amerika yang lebih agresif dalam meredam inflasi.

"Dan ini akan memunculkan, menyebabkan resesi di banyak negara," jelasnya.

Baca Juga: Joe Biden Bakal 'Lobi' Negara G7 Tambah Sanksi Rusia

Maka dari itu, Jokowi meminta kepada para menterinya untuk melakukan pengelolaan ekonomi makro dan mikro secara baik.

"Oleh sebab itu pengelolaan ekonomi makronya harus betul-betul diikuti secara detail dan mikronya juga semua kementerian terkait dengan ini betul-betul juga mengikuti terus dan yang utamanya yang berkaitan dengan pangan dan energi," ungkapnya.

Selain itu, Jokowi juga meminta kepada sekretariat kabinet (Setkab) untuk mengatur jadwal rapat terbatas mengenai pangan dan energi. Sebab, menurut Jokowi kedua hal tersebut sangat penting sama halnya dengan pandemi Covid-19.

"Saya sudah minta kemarin kepada Setkab agar setiap minggu seperti kita melakukan rapat terbatas mengenai PPKM ini juga sama urusan pangan, urusan energi harus juga dilakukan mingguan, karena betapa pentingnya pengelolaan dua hal ini bagi stabilisasi stabilitas ekonomi kita utamanya stabilitas harga dan barang-barang pokok rakyat," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini