Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Ingin Impor dari Rusia, Denmark Bangun Pulau Energi Pertama di Dunia

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Selasa, 17 Mei 2022 |09:10 WIB
Tak Ingin Impor dari Rusia, Denmark Bangun Pulau Energi Pertama di Dunia
Denmark bangun pulau energi pertama di Dunia. (Foto: BBC)
A
A
A

Proyek ini diperkirakan akan selesai pada 2030, namun menyusul serangan Rusia ke Ukraina, pemerintah Denmark mengumumkan akan dipercepat sebagai alternatif energi bagi Eropa untuk mengganti pasokan gas dan minyak dari Rusia.

"Denmark dan Eropa harus terbebas dari bahan bakar fosil Rusia secepat mungkin," kata Menteri Iklim dan Energi Denmark, Dan Jorgensen.

 BACA JUGA:Duta Besar Sebut Diplomat Rusia di AS Terancam, Termasuk Ancaman Kekerasan

Dia menyebut pulau-pulau energi semacam ini adalah "cara hijau" untuk memotong sumber uang yang dipakai Vladimir Putin melancarkan perang.

Menurutnya, Laut Utara memiliki potensi angin yang bisa dikonversasi sebagai energi bagi jutaan rumah tangga di Eropa.

"Potensi angin lepas pantai ini harus dimanfaatkan dan karenanya pemerintah Denmark menyiapkan pulau-pulau energi lain," ucap Jorgensen.

Tercatat dari data resmi, hampir 49% dari keseluruhan energi yang dihasilkan Denmark berasal dari angin.

Lalu, Badan Energi Internasional memperkirakan sekitar 16% kebutuhan energi Denmar tergantung dengan pasok dari Rusia. Pada 2016, angkanya sekitar 34%.

Denmark sudah sejak lama memanfaatkan angin dari laut untuk menghasilkan listrik.

Sebagai informasi, Kelompok energi bersih, Dansk Energi, mengatakan ragu apakah pulau energi di Laut Utara bisa dioperasikan pada 2033 seperti yang direncanakan.

Dilanjut dengan para politisi lintas partai mendukung rencana pemerintah.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement