Share

Harga Pupuk Naik, Laba Bersih Saraswanti Anugerah (SAMF) Naik 319%

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Jum'at 20 Mei 2022 14:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 278 2597387 harga-pupuk-naik-laba-bersih-saraswanti-anugerah-samf-naik-319-ku7pMLZuxL.jpg Laba SAMF meroket di kuartal I 2022 (Foto: Shutterstock)

JAKARTA โ€“ PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF) membukukan laba bersih senilai Rp77,134 miliar pada kuartal pertama 2022. Laba SAMF melonjak 319,02% dibandingkan periode sama tahun 2021 senilai Rp18,452 miliar.

Hal itu ditopang penjualan yang mencapai Rp839,49 miliar, atau melonjak 182,92% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang tercatat senilai Rp296,72 miliar.

Direktur Utama SAMF, Yahya Taufik mengatakan, lonjakan penjualan tersebut ditopang tingginya permintaan pupuk dan adanya kenaikan harga jual pupuk.

โ€Salah satu faktor penyebab kenaikan harga jual pupuk adalah adanya kenaikan harga bahan baku pupuk," ujarnya.

Seiring penjualan, laba sebelum pajak juga meningkat sekitar 324% menjadi Rp100,81 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang tercatat senilai Rp23,76 miliar.

"Pencapaian ini membuat perseroan semakin optimis bahwa kinerja tahun ini akan jauh lebih baik bila dibanding tahun-tahun sebelumnya," kata Yahya.

Lebih lanjut, dirinya juga berharap, konflik antara Ukraina dan Rusia segera berakhir dengan damai sehingga pasokan bahan baku akan kembali berjalan normal. Adapun hingga kuartal I-2022, perseroan mencatatkan aset mencapai Rp2,1 triliun dengan liabilitas Rp1,16 triliun dan ekuitas Rp941 miliar.

Perseroan realisasikan kas bersih untuk aktivitas operasi sebesar Rp14,729 miliar. Padahal, di periode sama tahun 2021, perseroan membukukan kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp71,877 miliar. Pasalnya, pembayaran pada pemasok naik 22,4% menjadi Rp387,49 miliar.

Sementara pembayaran untuk operasional lain melonjak 141,1% menjadi Rp82,492 miliar. Ditambah dengan pembayaran bunga yang membengkak 63,2% menjadi Rp14,266 miliar.

Tahun ini, SAMF berencana untuk menambah kapasitas pabrik. Dengan penambahan kapasitas terpasang ini, diharapkan perseroan mampu meningkatkan volume penjualan yang lebih tinggi dibanding tahun 2021. Di tahun lalu, perseroan mencatatkan laba tahun berjalan mencapai Rp171,14 miliar atau melonjak 45,20% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp 117,86 miliar. Selain pertumbuhan laba juga penjualan meningkat 31,45% menjadi Rp1,85 triliun dibandingkan periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp1,41 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini