Share

Waskita Karya Bangun Ruas Tol Trans Jawa Sisi Selatan hingga Banyuwangi

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Rabu 25 Mei 2022 19:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 25 470 2600334 waskita-karya-bangun-ruas-tol-trans-jawa-sisi-selatan-hingga-banyuwangi-M59MggYLiD.jpg Jalan Tol (Foto: Okezone/Kementerian PUPR)

JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) akan melakukan pembaharuan infrastruktur jalan tol di sisi selatan pulau Jawa. Sehingga nantinya jalur sisi selatan Jawa bakal tersambung hingga Banyuwangi.

Direktur Operasi III Waskita Karya Tbk, Gunadi menyebut pembangunan yang dilakukan bakal menyambung daripada ruas tol yang sudah dibangun sebelumnya.

"Mudah-mudahan di Jawa nanti juga akan disambung di tol dari Gedebage menuju ke Cilacap, dari Cilacap menuju Jogja, dari Jogja nanti bakal nyambung ke Borobudur," ujar Gunadi dalam media Briefing, Rabu (25/5/2022).

"Jadi di sisi selatan bakal ada jalur tol, sisi selatan nanti ke arah Magetan, Madiun, Kediri, hinggga Banyuwangi, jadi sisi selatan akan tumbuh," sambungnya.

Gunadi menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi bakal ditopang oleh pembangunan infrastruktur. Melalui pembangunan infrastruktur maka bakal menciptakan konektivitas antar daerah, sehingga masyarakat bisa melakukan aktivitas ekonomi yang lebih luas.

"Kita tahu bahwa ekonomi Jawa itu bagaimana pun sisi selatan dan Jawa itu tidak seimbang, kenapa karena selatan kurang infrastruktur, oleh karena itu infrastruktur itu adalah game changer untuk melakukan pertumbuhan ekonomi," sambungnya.

Adapun pada tahun 2022 Waskita Karya kembali PMN (Penyertaan Modal Negara) senilai Rp3 tirliun yang bakal digunakan untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan tol.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Jadi, dari PMN Rp 3 triliun, terus dana publik lewat rights issue Rp 1 triliun," imbuh Novianto," pungkasnya.

Menurutnya memang untuk mewujudkan hal tersebut memerlukan dana yang tidak sedikit, bahkan Gunadi menyebutkan kurang lebih membutuhkan dana setidaknya hingga Rp200 miliar.

"Jakarta dengan kemacetan yang cukup padat, itu membuang bensin dalam satu tahun itu Rp200 triliun, itu bisa membangun tol transjawa, kita tanpa terasa ketika macet sudah membuang bensin dan kelelahan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini