Share

Tahan Kenaikan Pertalite hingga Gas Elpiji 3 Kg, Pertamina Dapat Rp401 Triliun

Athika Rahma, Jurnalis · Minggu 05 Juni 2022 09:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 05 320 2605809 tahan-kenaikan-pertalite-hingga-gas-elpiji-3-kg-pertamina-dapat-rp401-triliun-fFCIaPoENM.jpg Anggaran Subsidi Energi Bengkak. (Foto: Okezone.com/Pertamina)

JAKARTA - Pemerintah memastikan harga Pertalite, Solar bersubsidi dan LPG 3 Kg tidak akan naik. Hal ini setelah subsidi energi dinaikan hingga Rp401 triliun.

PT Pertamina (Persero) mengapresiasi dukungan pemerintah dalam penyediaan dan distribusi BBM dan LPG dengan menambah alokasi subsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2022.

Baca Juga: Beli Pertalite dan Solar Dibatasi, Pertamina: Masih Proses

Belanja subsidi BBM dan LPG pada 2022 semula dianggarkan hanya Rp77,5 triliun ditambah Rp71,8 triliun dan Kompensasi BBM Rp18,5 triliun ditambah Rp234 triliun.

Secara total, alokasi subsidi Pertamina bertambah menjadi Rp401,8 triliun pada 2022 (asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) USD 100/barrel).

Baca Juga: Setujukah Beli Pertalite Bakal Dibatasi?

“Di tengah tantangan berat lonjakan harga minyak mentah dunia yang sangat tinggi, Pemerintah memilih kebijakan pro rakyat dengan menambah alokasi subsidi BBM dan LPG agar harga lebih stabil dan daya beli masyarakat tetap terjaga. Ini wujud negara hadir untuk melindungi masyarakatnya,” ucap Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, dikutip Minggu (5/6/2022).

Lebih lanjut Nicke menjelaskan, dukungan pemerintah kepada Pertamina tidak hanya dengan menambah alokasi subsidi BBM dan LPG, namun juga dibuktikan dengan pembayaran kompensasi BBM yang sudah berlangsung sejak awal tahun 2022.

“Dukungan pemerintah yang disampaikan Menteri Keuangan merupakan solusi bagi Pertamina. Kebijakan ini sangat membantu perseroan agar Pertamina tetap dapat menjalankan fungsi dalam penyediaan dan distribusi BBM dan LPG bersubsidi,” imbuh Nicke.

Untuk itu, tambah Nicke, Pertamina akan berupaya maksimal agar subsidi yang dialokasikan Pemerintah untuk BBM dan LPG dalam APBN 2022 dapat lebih optimal pemanfaatannya bagi masyarakat yang membutuhkan dan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan.

“Kami akan memastikan pasokan mencukupi dan pengawasan terus ditingkatkan agar alokasi subsidi BBM dan LPG tepat sasaran,” pungkas Nicke.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini