Share

Cuaca Buruk, Pedagang Bahan Pangan Menjerit Omzet Turun

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 09 Juni 2022 16:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 09 320 2608666 cuaca-buruk-pedagang-bahan-pangan-menjerit-omzet-turun-u8xdZn5SV1.jpg Pedagang cabai mengeluh omzet turun akibat cuaca buruk. (Foto: MPI)

MALANG - Naiknya harga sejumlah jenis cabai membuat pedagang mengalami penurunan omzet.

Penurunan omzet dialami karena konsumen mengurangi daya beli konsumsi cabainya.

Pedagang Cabai Pasar Besar Malang bernama Agus Salam mengungkapkan, penurunan omzet terjadi hampir 10 - 20%, karena para pelanggannya mengurangi konsumsi cabai.

 BACA JUGA:Harga Cabai Tembus Rp120 Ribu, Mendag Yakin Segera Turun

Terlebih bagi mereka yang membeli cabai untuk kebutuhan jualan warung, kenaikan harga komoditi lainnya seperti bawang merah dan telur ikut mempengaruhi.

"Ya mempengaruhi pembeli mengurangi, langganan biasanya beli 1 kilogram jadi setengah kilo, tiga perempat, seperempat, harganya terlalu mahal, makanya dikurangi," kata Agus Salam, kepada MNC Portal Indonesia pada Kamis (9/6/20222).

Menurutnya, kenaikan harga cabai ini dikarenakan adanya cuaca buruk yang kerap kali terjadi.

Hal ini membuat harga cabai di tingkat petani sudah tinggi.

"Alasannya karena cuaca buruk, hujannya deras, kadang panas, itu kan membuat kualitas cabai nggak bagus. Jadi harga jualnya di tingkat petani juga sudah tinggi. Saya saja kulakan beli di pasar induk kena Rp 77.000 per kilogramnya," terangnya.

Selama ini Agus menuturkan, tiga jenis cabai yang dijualnya diambil dari dua lokasi berbeda.

Cabai rawit misalnya disuplai oleh petani dari Wajak, Kabupaten Malang, sedangkan untuk cabai merah besar dan cabai hijau kecil disuplai dari Kabupaten Lumajang.

"Dari sananya (petaninya) sudah naik, naik beberapa kali setelah lebaran, sebelum lebaran masih normal harganya. Habis lebaran naik sedikit - sedikit, tapi naiknya drastis. Ya bisa dibilang hampir 100 % bahkan lebih," paparnya.

Dia berharap harga cabai dan komoditi pangan lainnya bisa stabil kembali.

Sebab jika tidak distabilkan, maka rakyat kecil juga terkena imbas kenaikan harga tersebut.

"Mudah-mudahan ke depan normal semua harga-harga kayak minyak, telur, juga harus turun semua, kasihan rakyat," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini