Share

Tarif Listrik Naik dan Terungkap Fakta Orang Kaya Selama Ini Nikmati Subsidi Rp4 Triliun

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Minggu 19 Juni 2022 06:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 18 320 2613727 tarif-listrik-naik-dan-terungkap-fakta-orang-kaya-selama-ini-nikmati-subsidi-rp4-triliun-FNxAoiQGg9.jpeg Tarif Listrik Pelanggan 3.500 VA ke Atas Naik. (Foto: Okezone..comPLN)

JAKARTA – Pemerintah menaikkan tarif listrik untuk pelanggan 3.500 Volt Ampere (VA) ke atas.

"Akan ada kenaikan tarif listrik bagi pelanggan PLN dengan daya 3.000 VA dan di atasnya," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Berikut fakta menarik tarif listrik naik dan orang kaya selama ini nikmati subsidi Rp4 triliun yang dirangkum di Jakarta, Minggu (19/6/2022).

1. Tarif Lengkap Listrik Saat Ini

Mengutip laman PLN pada Rabu (1/6/2022) tarif tenaga listrik untuk adjusment bulan April-Juni 2022 beragam mulai dari Rp 995,74 per kWh hingga Rp 1.444,7 per kWh.

Harganya juga dibagi dalam berbagai golongan mulai dari pelanggan tegangan rendah hingga tinggi. Berikut daftar lengkapnya:

- Rp1.352 per kWh untuk pelanggan tegangan rendah (TR) 900VA-RTM.

- Rp1.444,7 per kWh untuk:

Pelanggan 1.300 VA

Pelanggan 2.200 VA

Pelanggan 3.500 VA

Baca Juga: Tarif Listrik 3.500 VA ke Atas Naik Tak Pengaruhi Ekonomi RI

Pelanggan 5.500 VA

Pelanggan bisnis 6.600 VA - 200 kVA

Pelanggan pemerintah 6.600 VA - 200 kVA

- Rp1.444,74 per kWh untuk pelanggan tegangan menengah (TM) seperti pelanggan bisnis, industri dan pemerintah dengan daya di atas 200 kVA.

- Rp996,74 per kWh untuk pelanggan tegangan tinggi (TT) untuk industri dengan daya di atas 30.000 kVA.

2. 5 Golongan Pelanggan Non Subsidi

Terdapat 5 golongan pelanggan non subsidi yang mengalami kenaikan tarif.

Adapun 5 golongan pelanggan yang mengalami kenaikan tarif listrik ialah R2 (3.500-5.500 VA), R3 (6.600 VA ke atas), P1 (6.600VA sampai 200kVA), P2 (200 kVA ke atas), dan P3.

Baca Juga: Subsidi Listrik Rp4 Triliun Selama Ini Dinikmati Orang Kaya

"Ini mulai berlakunya per 1 Juli nanti, sekarang masih berlaku tarif lama, untuk yang kita umumkan sekarang ini berlakunya 1 Juli 2022," ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana, Senin (13/6/2022).

3. Fokus Menyesuaikan Tarif untuk Golongan Listrik 'Orang-Orang Kaya' Saja

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, pihaknya hanya fokus menyesuaikan tarif untuk golongan listrik 'orang-orang kaya' saja.

"Yang subsidi bagaimana, tidak sama sekali kita sentuh. Artinya tidak ada kenaikan atau penyesuaian harga di dalamnya," ujar Rida.

Selanjutnya, Rida menjelaskan, tarif listrik subsidi ditahan karena masih ada pertimbangan dari negara melalui pemerintah untuk tetap menjaga daya beli.

4. Non Subsidi Harganya Lebih Fluktuatif

Sementara untuk yang non subsidi, harganya lebih fluktuatif. Selain itu, penyesuaian tarif ini dilakukan untuk memastikan subsidi listrik tepat sasaran.

"Itu orang rumah tangga yang mewah. Karena nggak pantas lah kalau rumah mewah masih mendapat fasilitas bantuan dari negara," ungkapnya.

5. Orang Kaya Nikmati Subsidi Rp4 Triliun

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan bahwa, sejak 2017 tidak pernah ada kenaikan tarif listrik untuk seluruh golongan tarif pelanggan. Untuk menjaga tidak ada kenaikan tarif listrik, pemerintah memberikan subsidi.

Namun, ternyata kelompok masyarakat mampu yaitu pelanggan rumah tangga 3.500 VA ke atas ikut menerima kompensasi dalam jumlah relatif besar.

"Sepanjang tahun 2017–2021, total kompensasi untuk kategori pelanggan tersebut mencapai Rp4 triliun," ungkap Darmawan, Senin (13/6/2022).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini