Share

Lepas 1,5 Miliar Saham, Cerestar Bidik Dana IPO Rp315 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Senin 20 Juni 2022 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 20 278 2614747 lepas-1-5-miliar-saham-cerestar-bidik-dana-ipo-rp315-miliar-w1JSrDl2Ws.jpg Melantai di Bursa (Foto: Okezone)

JAKARTAPT Cerestar Indonesia Tbk akan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), dengan melepas sebanyak 1,5 miliar saham baru bernominal Rp100 per saham.

Calon emiten tepung terigu dan serealia ini menawarkan jumlah jumlah saham yang ditawarkan setara dengan 18,87 persen dari modal disetor. Sebagai langkah awal, perseroan melakukan penawaran mulai tanggal 17 hingga 23 Juni 2022, dengan kisaran harga Rp200 hingga Rp210 per saham.

Sehingga perseroan berpeluang meraup dana Rp300 miliar hingga Rp315 miliar.

Diharapkan, OJK menerbitkan pernyataan efektif IPO pada tanggal 29 Juni 2022. Jika demikian, bersama penjamin emisi efek Semesta Emisi Efek melakukan penawaram umum mulai tanggal 1 hingga 5 Juli 2022.

Rencananya, sebanyak 46,67 persen dana hasil IPO akan digunakan sebagai setoran modal kepada PT Harvestar Flour Mills (HFM), anak usaha perseroan.

Oleh HFM, selanjutnya akan digunakan untuk pengembangan bisnis yaitu belanja modal untuk pengembangan dan peningkatan kapasitas pabrik HFM yaitu pembangunan pabrik dan fasilitas penunjang serta pembelian mesin dengan kapasitas 600 MT/hari.

Selebihnya, 20% akan disetorkan kepada HFM yang selanjutnya akan digunakan untuk pembelian tanah di Kawasan Industri Gresik untuk pembangunan fasilitas gudang.

Sisanya, sebanyak 33,33% akan digunakan sebagai setoran modal kepada PT Agristar Grain Industry (AGY), yang selanjutnya akan digunakan untuk pengembangan bisnis, yaitu belanja modal untuk pembangunan fasilitas gudang dan pengemasan di daerah Cilegon.

Patut diperhatikan, per 31 Desember 2021, perseroan meraih laba periode berjalan sebesar Rp26,8 miliar, setelah membukukan pendapatan sebesar Rp3,42 triliun.

Tahun ini, BEI menargetkan 55 perusahaan melakukan initial public offering (IPO) atau penawaran saham perdana pada 2022.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengisyaratkan Blibli.com, wahana perdagangan berbasis teknologi informasi akan segera melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Deputi Komisioner Pengawasan Pasar Modal I OJK, Djustini Septiana pernah bilang, minat penggalangan dana dari industri keuangan berbasis teknologi cukup tinggi, kemarin GOTO dan sebentar lagi Blibli.com.

Disampaikannya, saat ini terdapat 57 perusahaan tengah mengajukan pernyataan efektif penawaran umum perdana saham dengan total indikasi dana yang diincar mencapai Rp18,149 triliun.“Kami harap calon emiten yang ada di pipeline ini dapat efektif tahun ini,” kata dia.

Jika di rinci lebih jauh, dari 57 calon emiten itu, sektor teknologi tecatat mengincar dana terbesar dibanding sektor lainnya, yakni sebesar Rp7,363 triliun oleh 8 perusahaan. Disusul sektor energi dengan total indikasi dana yang diincar Rp5,67 triliun oleh 4 perusahaan. Lalu sektor non-cyclicals dengan total indikasi incaran dana sebesar Rp2,594 triliun oleh 13 perusahaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini