JAKARTA - PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) menyampaikan kesiapan untuk melakukan pembayaran pokok efek bersifat utang yang jatuh tempo pada 11 Juli 2022.
Dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (20/6/2022), Wakil Direktur Utama BVIC Rusli mengatakan bahwa Perseroan telah menyiapkan dana untuk pembayaran pokok Obligasi berkelanjutan I tahun 2017 sebesar Rp300 miliar.
BACA JUGA:Direktur Utama Bank Victoria (BVIC) Mengundurkan Diri, Kenapa?
"Dana yang disediakan adalah sebesar Rp300.000.000.000 sesuai dengan jumlah pokok efek bersifat utang yang akan jatuh tempo dan bunga Obligasi sebesar Rp7.725.000.000," jelas Rusli.
Lebih lanjut Rusli menjelaskan, Dana saat ini ditempatkan pada term Deposit Bank Indonesia dan surat Utang negara.