Share

4 Fakta BLT UMKM dan Subsidi Gaji yang Masih Tertahan di Kemenkeu

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Senin 04 Juli 2022 03:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 03 320 2622893 4-fakta-blt-umkm-dan-subsidi-gaji-yang-masih-tertahan-di-kemenkeu-xfIeTyuqa7.jpg BLT Cair (Foto: Okezone)

JAKARTA – Pemerintah menambah anggaran bansos pada 2022 sebesar Rp18,6 triliun. Tambahan anggaran akan diberikan dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT) kepada 20,65 juta kelompok penerima manfaat (KPM) dan bantuan produktif usaha mikro (BPUM).

"Ini kami juga akan masukkan, sehingga total perlindungan sosial di dalam APBN tahun 2022 mencapai Rp431,5 triliun," ucap Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Jakarta.

Berikut fakta-fakta BLT UMKM dan BLT Subisidi Gaji yang dirangkum Okezone, Senin (4/7/2022).

1. Rincian Anggaran

Lebih lanjut Sri Mulyani memerinci, seluruh anggaran perlindungan sosial tersebut dimanfaatkan antara lain untuk program keluarga harapan (PKH) sebesar Rp28,7 triliun, program kartu sembako senilai Rp45,1 triliun, dan program kartu prakerja sebesar Rp11 triliun.

2. BLT Desa

Kemudian, anggaran turut diberikan dalam bentuk BLT desa sebanyak Rp28,8 triliun dan penerima bantuan iuran jaminan kesehatan nasional (PBI JKN) senilai Rp46,5 triliun.

3. Perluasan Perlindungan

Selain itu, Sri Mulyani menyebutkan anggaran tersebut turut ditujukan termasuk untuk perluasan perlindungan masyarakat pada tahun berjalan, antara lain kartu prakerja sebesar Rp9 triliun dan bantuan pendidikan senilai Rp9 triliun.

4. Manfaat APBN

Selanjutnya, ada pula bantuan pedagang kaki lima, warung, dan nelayan (PKE) sebesar Rp1,7 triliun serta BLT minyak goreng senilai Rp7,5 triliun.

Maka dari itu, ia menekankan seluruh dana tersebut menjadi dampak nyata manfaat APBN untuk masyarakat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini