Share

Rupiah Nyaris Rp15.000/USD, Tingginya Inflasi Juni Jadi Biang Kerok

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Senin 04 Juli 2022 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 04 320 2623356 rupiah-nyaris-rp15-000-usd-tingginya-inflasi-juni-jadi-biang-kerok-LNrsyWQyP4.jpg Rupiah Melemah Hari Ini. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah nyaris ditutup pada level Rp15.000 atau tepatnya melemah 29 poin di Rp14.971 per USD dalam perdagangan sore ini.

Pengamat Pasar Uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, salah satu faktor pemicu melemahnya mata uang garuda ini, dipicu oleh tingginya inflasi global yang berdampak terhadap inflasi di Indonesia.

Baca Juga: BI Ramal Rupiah Bisa Capai Rp14.700/USD Tahun Ini

"Tingginya inflasi pada Juni 2022 membuat Pemerintah harus mulai menyiapkan strategi untuk menahan kenaikan inflasi hingga akhir tahun," ujar Ibrahim dalam rilis hariannya, Senin (4/7/2022).

Menurut dia, tingginya inflasi tersebut bisa memberikan ketidakpastian dan mengganggu potensi pertumbuhan, sehingga pemerintah harus meningkatkan kewaspadaan dari kemungkinan kenaikan inflasi hingga akhir 2022.

Baca Juga: Rupiah Tertekan ke Rp14.903/USD Dipicu Kekhawatiran Inflasi

"Sedangkan tantangan terbesar yang dihadapi perekonomian Indonesia adalah potensi terjadinya stagflasi yaitu kenaikan inflasi di tengah kondisi pertumbuhan ekonomi yang stagnan atau bahkan kontraksi," sambungnya.

Sebelumnya, kata Ibrahim, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi tahunan sebesar 4,35% (yoy) pada Juni 2022 atau sedikit lebih tinggi dari proyeksi empat persen plus minus satu persen.

"Realisasi ini merupakan yang tertinggi sejak Juni 2017," serunya.

Lebih lanjut dia memprediksi, untuk perdagangan besok, Selasa (5/7) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 14.960 - Rp 15.020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini