Share

Jelang Idul Adha, Bagaimana Pasokan dan Harga Pangan?

Heri Purnomo, iNews · Rabu 06 Juli 2022 08:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 06 320 2624363 jelang-idul-adha-bagaimana-pasokan-dan-harga-pangan-t4dbMo7ELY.jfif Ilustrasi pangan. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Pangan Nasional (National Food Agency/NFA) memastikan ketersediaan pasokan pangan jelang Idul Adha aman serta harga yang stabil.

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan upaya untuk antisipasi lonjakan harga.

"Antisipasi lonjakan harga jelang hari Raya Idul Adha, NFA terus lakukan fasilitasi distribusi pangan beberapa komoditas pangan, seperti cabai, bawang, jagung, sapi,โ€ kata Kepala Badan Pangan Nasional Arief dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (5/7/2022).

Perihal komoditas cabai, Arief mengatakan bahwa sejak tiga pekan lalu, pihaknya memfasilitasi distribusi cabai dari wilayah surplus di Kabupaten Wajo, Jeneponto dan Takalar, Sulawesi Selatan ke wilayah defisit untuk memastikan pasokan cabai terpenuhi di pasar-pasar Induk Jabodetabek.

Menurutnya, distribusi cabai bertujuan untuk mengintervensi harga cabai sekaligus berdampak positif bagi petani cabai.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Wajo, harga beli cabai di tingkat petani saat ini bisa mencapai angka Rp60.000 yang sebelumnya hanya di angka Rp30.000, bahkan pernah di bawah Rp10.000

Dari data Kabupaten Wajo tersebut, potensi areal cabai cukup besar untuk pemenuhan domestik dan berperan sebagai sumber produksi cabai untuk penguatan stok nasional.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Wajo per akhir Juni 2022, total produksi cabai Wajo mencapai 1.244 ton dengan luas tanam 377 hektare dan luas panen 972 hektare.

โ€œHal ini sesuai amanah Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan produksi pangan sebesar-besarnya memenuhi kebutuhan dalam negeri,โ€ katanya.

Selain cabai, pihaknya juga telah fasilitasi distribusi bawang merah yang saat ini terdistribusi 36 ton ke beberapa wilayah di antaranya Palembang, Temanggung, dan Bangka Belitung yang terus dilakukan berkelanjutan.

"Komoditas jagung juga telah dilakukan fasilitasi distribusi hingga 1.139 ton dari petani asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ke beberapa wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur," jelasnya.

Dia menegaskan menjelang Idul Adha masyarakat tidak perlu atas ketersediaan pasokan pangan.

Untuk kebutuhan komoditas sapi, lanjut Arief, pihaknya mendorong masyarakat untuk melakukan kurban secara daring untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

โ€œHari ini yang dibutuhkan adalah kolaborasi semua pihak untuk sama-sama mencegah penyebaran PMK. NFA pun mengajak kontribusi semuanya untuk meminimalisir penyebaran PMK pada momentum Idul Adha, berkolaborasi dengan lembaga resmi penyedia kurban online yaitu Baznas, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, dan Global Qurban serta BUMN Pangan ID Food yang berkontribusi sebagai penyedia hewan kurban,โ€ pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini