Share

Sampoerna Tanggapi Penetapan Tarif Baru Rokok Kelembak Kemenyan

Feby Novalius, Okezone · Jum'at 08 Juli 2022 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 08 320 2626066 sampoerna-tanggapi-penetapan-tarif-baru-rokok-kelembak-kemenyan-Iepv7ry6VP.jfif Tarif Baru Rokok Kelembak Kemenyan. (Foto: Okezone.com/Bea Cukai)

JAKARTA - HM Sampoerna buka suara terkait penetapan cukai pada rokok atau sigaret kelembak kemenyan. Di mana hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 109/PMK. 010/2022 tentang Perubahan atas PMK Nomor 192/PMK.010/2021 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau Berupa Sigaret, Cerutu, Rokok Daun Atau Klobot, dan Tembakau Iris yang mulai berlaku tanggal 4 Juli 2022.

Direktur PT HM Sampoerna Tbk Elvira Lianita mengatakan, sebagai perusahaan yang telah beroperasi lebih dari 108 tahun di Indonesia, Sampoerna berkomitmen untuk senantiasa mendukung upaya pemerintah dalam mendorong ekonomi di tingkat nasional dan daerah.

Baca Juga: Berantas Peredaran Rokok Ilegal, Bea Cukai Gelar Operasi Pasar

"Kami bekerja sama dengan masyarakat setempat dan para pemangku kepentingan dalam rangka memastikan keberlangsungan usaha kami agar dapat senantiasa memberikan dampak positif bagi penyerapan tenaga kerja Indonesia, kontribusi terhadap penerimaan negara dari pajak, serta turut menggerakkan ekonomi di tempat kami beroperasi," ujarnya, Jumat (8/7/2022).

Sampoerna pun senantiasa menjaga dampak positif dari usaha secara nasional melalui kemampuan kami untuk beradaptasi dan mengedepankan inovasi di semua segmen produk tembakau yang diproduksi dengan tangan tangan maupun mesin untuk memenuhi preferensi perokok dewasa, tentunya dengan mengacu pada peraturan perundangan yang berlaku termasuk yang terkait dengan keuangan dan cukai. Di mana inovasi terbaru perusahaan adalah produk Marlboro Crafted Authentic yang diluncurkan pada awal Maret 2022 dan tergolong dalam kategori Kelembak Kemenyan (KLM).

Baca Juga: Produksi Meningkat, Sri Mulyani Kenakan Tarif Cukai Rokok Kemenyan

"Produk baru kami ini menawarkan citarasa tembakau aromatik dari tembakau lokal pilihan dan merupakan bagian dari portofolio merek Sampoerna di segmen linting tangan/padat karya," ujarnya.

Sigaret kelembak kemenyan/KLM, mungkin sebagian besar masyarakat Indonesia akan menyangkutpautkannya dengan tradisi merokok orang-orang sepuh di daerah pedesaan atau ritual adat keagamaan yang menggunakan rokok jenis ini untuk sesajen. Namun faktanya, hingga sekarang sigaret dengan aroma khas kemenyan yang kuat ini masih sangat karib di kalangan petani dan buruh di wilayah Purworejo, Magelang, dan sekitar pesisir selatan Jawa Tengah, seperti Cilacap, Banyumas, Purwokerto, Purbalingga, Sumpiuh, Tambak, Gombong, Karanganyar, dan Kebumen.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, Penjelasan Pasal 4 huruf c, sigaret kelembak kemenyan yang selanjutnya disebut KLM adalah sigaret yang dalam pembuatannya dicampur dengan kelembak dan kemenyan asli atau tiruan tanpa memperhatikan jumlahnya. Jadi dalam pembuatannya, sigaret ini terdiri dari daun tembakau, akar kelembak, dan kemenyan yang dilinting atau digulung dengan kertas lintingan tembakau (papir).

Untuk produksi, selama ini KLM termasuk dalam industri kecil, karena jumlah produksinya hanya sebanyak 37,2 juta batang pada tahun 2021. Jumlah tersebut sebagian besar diproduksi oleh perusahaan KLM yang tersebar di wilayah pengawasan Bea Cukai Magelang dan Bea Cukai Cilacap.

Namun saat ini, telah terjadi dinamika pada industri sigaret KLM yang disebabkan oleh kenaikan volume produksi. Diketahui hingga April 2022, jumlah produksi sigaret KLM telah mencapai 406 juta batang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini