Share

Ada Rupiah Digital, Uang Kertas dan Logam Bakal Musnah?

Kurniasih Miftakhul Jannah, Okezone · Selasa 12 Juli 2022 18:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 12 320 2628352 ada-rupiah-digital-uang-kertas-dan-logam-bakal-musnah-ncCSSSyepX.JPG Rupiah. (Foto: Freepik)

BALI - Bank Indonesia tengah mengembangkan desain dan penerbitan Central Bank Digital Currency (CBDC) atau rupiah digital.

Adapun panduan (white paper) CBDC ditargetkan selesai akhir 2022.

CDBC merupakan mata uang rupiah yang diterbitkan BI namun dalam bentuk digital.

 BACA JUGA:BI Mencatat Peredaran Uang Digital Capai Rp32 Triliun pada Mei 2022

Nantinya CBDC bisa digunakan untuk transaksi, transfer bahkan membeli SBN.

BI menjelaskan, rupiah digital memiliki fungsi yang sama dengan uang rupiah kertas dan logam. Namun bank sentral memastikan rupiah digital tidak akan menghilangkan uang kertas dan logam.

"Tidak untuk menghilangkan tapi menambah pilihan (untuk bertransaksi)," kata Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Ryan Rizaldy dalam taklimat media, Selasa (12/7/2022).

Dia berharap rupiah digital bisa membuat masyarakat semakin mudah bertransaksi dalam situasi apapun di manapun.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Sayangnya dia belum bisa menjelaskan skema pembayaran yang akan diterapkan dalam CBDC.

"Jadi intinya hidup masyarakat bisa bertransaksi di berbagai macam situasi. Kita tunggu saja white paper akan muncul seperti apa akhir tahun," tukasnya.

Sebelumnya, Deputi Gubernur BI Doni P Joewono mengatakan whitepaper akan berisi konsep hingga panduan untuk menerbitkan CBDC atau dikenal sebagai rupiah digital.

"BI saat ini sedang menggarap pengembangan rupiah digital dalam rangka mendukung amanat bank sentral di bidang digital, serta meningkatkan inovasi dan efisiensi dalam waktu dekat ini, sebagai bagian dari sebuah kemajuan," ujar Doni.

Doni pun mengemukakan, saat ini seluruh bank sentral saling berkoordinasi guna memastikan agar CBDC tidak mengganggu stabilitas moneter dan aliran modal.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini