Share

3 Strategi Bank Indonesia Kembangkan Ekonomi Hijau

Kurniasih Miftakhul Jannah, Okezone · Jum'at 15 Juli 2022 11:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 15 320 2630018 3-strategi-bank-indonesia-kembangkan-ekonomi-hijau-WbHvnVvfYb.jpg Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung. (Foto: Okezone/Kurniasih)

BALI - Bank Indonesia mengungkap strategi mengembangkan ekonomi hijau. Jika tak segera dilakukan, Indonesia akan mengalami kerugian di beberapa sektor salah satunya ekspor.

"Ada tiga key strategies dalam rangka scalling up ekonomi dan

keuangan hijau di negara kita," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung di Nusa Dua, Jumat (15/7/2022).

Strategi pertama adalah merumuskan kebijakan agar tercipta transisi yang orderly, just and affordable.

 BACA JUGA:Bank Indonesia Waspadai Tekanan Inflasi Akibat Harga Energi dan Pangan Global

Upaya transisi dari ekonomi tinggi karbon menuju ekonomi rendah karbon tentu perlu dipersiapkan dengan baik agar tidak menimbulkan disrupsi yang berlebihan dalam perekonomian.

"Menunda transisi bukan lah sebuah opsi. Karena semakin lama kita menunda, maka semakin besar pula potensi kerugian yang akan terjadi. Oleh sebab itu diperlukan tahapan yang affordable bagi semua pihak," ujarnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Upaya kedua adalah perlunya komitmen lembaga keuangan untuk mendukung pembiayaan hijau atau green financing. Mobilisasi pembiayaan dari brown sector menuju green sector perlu kita mulai sejak dini.

"Demikian halnya inovasiproduk keuangan yang berwawasan lingkungan juga perlu terus kita dorong, kami berharap dengan adanya dukungan lembaga keuangan, transisi bukan saja menjadi semakin nyata, namun diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian," ucapnya.

Adapun strategi ketiga adalah pentingnya inovasi kebijakan hijau dan sinergi antar otoritas untuk meningkatkan pembiayaan hijau.

"Kami di Bank Indonesia bersama K/L lain secara konsisten terus melakukan inovasi dan sinergi kebijakan untuk memberikan insentif dalam rangka memperluas green financing ini, baik dari sisi perbankan maupun pengembangan pasar keuangan hijau," tukasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini