Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Yelooo Integra Datanet (YELO) Anggarkan Belanja Modal Rp20 Miliar

Dinar Fitra Maghiszha , Jurnalis-Selasa, 19 Juli 2022 |07:23 WIB
Yelooo Integra Datanet (YELO) Anggarkan Belanja Modal Rp20 Miliar
YELOO anggarakan belanja modal Rp20 miliar. (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) menganggarkan capital expenditure/belanja modal sebesar Rp20 miliar pada tahun 2022.

Direktur Utama YELO, Wewy Susanto mengatakan dana tersebut berasal dari kas internal perusahaan yang digunakan untuk pengembangan bisnis internet service provider (ISP).

"Yang sudah terserap Rp4 miliar - Rp5 miliar," kata Wewy dalam paparan publik secara virtual, Senin (18/7/2022).

Wewy menambahkan YELO saat ini sedang fokus untuk mengembangkan pasar produk digital ke pelosok desa. Strategi tersebut dilaksanakan sejalan dengan pembangunan infrastruktur jaringan fiber optik di sepanjang Pulau Jawa.

 BACA JUGA:Rights Issue, Yelooo Integra (YELO) Incar Dana Rp737 Miliar

Beberapa tahun terakhir, YELO cukup agresif melakukan akuisisi perusahaan. Terdapat dua perusahaan baru yang menjadi entitas anak perseroan saat ini yakni PT Abdi Harapan Unggul, dan PT Telemedia Komunikasi Pratama yang memiliki Viberlink

Melalui Telemedia, perseroan akan mengembangkan bisnis fiber optik yang diharapkan dapat membantu penjualan produk digital perseroan ke daerah tier 2 dan tier 3.

"Dengan diakuisisinya Telemedia, maka perseroan saat ini sedang fokus untuk mengembangkan infrastruktur fiber optik di Pulau Jawa," lanjutnya.

Saat ini pangsa pasar Viberlink masih berada di daerah Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah. Perseroan menargetkan ada penambahan pendapatan sebesar Rp1 miliar per bulan dari bisnis ISP hingga akhir tahun.

"Pangsa pasar Viberlink masih sangat kecil sekali dibandingkan dengan total pengguna internet cable di Indonesia masih kecil," terang Wewy.

Demi mewujudkan ambisi tersebut, perseroan sedang menanti persetujuan pemegang saham atas rights issue yang ditargetkan menyerap dana sebanyak Rp737 miliar.

"Karena dengan rencana perseroan untuk corporate action tersebut, perseroan akan melebarkan infrastruktur jaringan fiber optik sampai seluruh Jawa," tuturnya.

Perseroan juga akan mendapatkan suntikan pinjaman modal sebesar Rp737,11 miliar dari PT Artalindo Semesta Nusantara yang merupakan entitas induk perseroan.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement