Share

Alasan Erick Thohir Tak Mau Untung PLN Berlebihan

Feby Novalius, Okezone · Sabtu 30 Juli 2022 19:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 30 320 2639233 alasan-erick-thohir-tak-mau-untung-pln-berlebihan-Vwjtq7NKtA.jpg Erick Thohir Tak Mau PLN Untung Berlebihan. (Foto: Okezone.com/PLN)

JAKARTA - PT PLN (Persero) mencatat laba bersih Rp5,31 triliun pada kuartal I-2022. Pendapatan ini naik 8,1% dibandingkan dengan laba bersih kuartal I-2021 sebesar Rp4,43 triliun

Kenaikan pendapatan bersumber dari penjualan listrik sebesar Rp74,34 triliun. Sisanya ditopang subsidi listrik pemerintah sebesar Rp12,44 triliun, serta dari pendapatan kompensasi sebesar Rp7,45 triliun.

Baca Juga: 50% Tambahan Kapasitas Pembangkit Listrik Berasal dari Energi Terbarukan di 2030

"(Ada utang) Bukan berarti PLN tidak berkembang, buktinya selama ini PLN untung, tapi PLN untungnya kebanyakan juga tidak boleh, karena ini bagian dari pelayanan masyarakat," ungkap Menteri BUMN Erick Thohir, Sabtu (30/7/2022).

Selain melarang PLN mencatatkan untung berlebihan. Erick juga melarang PLN membukukan kerugian berarti. Perseroan memang pernah membukukan kerugian sebesar Rp12,2 triliun hingga September 2020, anjlok dari capaian periode yang sama 2019 yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp10,9 triliun.

Baca Juga: Cara Erick Thohir Kurangi Utang PLN Rp500 Triliun

Pada periode tersebut dan berdasarkan laporan keuangannya, salah satu penyebab kerugian lantaran besarnya rugi kurs selama 9 bulan di 2020 yakni mencapai Rp22,9 triliun, dari laba kurs pada periode yang sama 2019 sebesar Rp4,4 triliun.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

"Kalau rugi itu yang salah, jadi harus pas keuntungannya, utangnya harus terus diperbaiki karena itu ada program besar 35.000 Watt, hari ini terkoreksi karena kovid. Tapi masa depan yang namanya kebutuhan daripada pertumbuhan ekonomi berdasarkan listrik," ungkap Erick.

PLN sebagai produsen listrik satu-satunya di Indonesia, kata Erick, tidak melulu dipahami sebagai corporate atau perusahaan yang mengutamakan keuntungan atas bisnis yang dijalankan, namun juga harus mengutamakan pelayanan publik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini