Kinerja paruh pertama tahun ini membuat PNGO mencetak laba per saham dasar sebesar Rp128, alias lebih rendah dari periode sama tahun lalu di angka Rp154..
Melihat mesin neraca perseroan per 30 Juni 2022, PNGO memiliki total aset sebesar Rp1,58 triliun, alias lebih tinggi 5,43 persen dari akhir 2021 sebanyak Rp1,49 triliun. Adapun kewajiban pembayaran atau liabilitas naik 4,16 persen menjadi Rp899,45 miliar, sementara ekuitas perseroan tumbuh 7,16 persen mencapai Rp680,59 miliar.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.