Share

BEI Soroti Saham BAPA setelah Naik 41% dalam 5 Hari Perdagangan

Anggie Ariesta, Jurnalis · Jum'at 05 Agustus 2022 08:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 278 2642386 bei-soroti-saham-bapa-setelah-naik-41-dalam-5-hari-perdagangan-Yjx2YVFAl6.jfif BEI Soroti Kenaikan Saham BAPA. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyoroti kenaikan saham PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA). Untuk itum Saham BAPA masuk radar pantauan akibat peningkatan harga saham di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).

Diketahui, emiten yang bergerak di bidang properti ini menunjukkan gerak saham yang menguat secara signifikan, naik 41,94% pada 5 hari terakhir perdagangan. Kemudian, saham BAPA ditutup naik 4,76% pada perdagangan Kamis (4/8/2022) di level 176.

Baca Juga: Dipantau BEI, Saham Emiten Pengembang Metaverse (WIRG) Naik Tidak Wajar

"Dengan ini kami menginformasikan adanya peningkatan harga saham BAPA yang di luar kebiasaan yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity)," tulis surat yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M Panjaitan dan P.H Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Yayuk Sri Wahyuni, dikutip Jumat (5/8/2022).

Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundangundangan dibidang Pasar Modal.

Baca Juga: BEI Soroti Kenaikan Saham Tidak Wajar Metro Healthcare (CARE)

Informasi terakhir mengenai BAPA adalah informasi tanggal 26 Juli 2022 yang dipublikasikan melalui website BEI terkait ringkasan risalah rapat umum para pemegang saham tahunan (koreksi).

"Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham BAPA tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," tulis direksi bursa.

Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini