Berdasarkan laporan keuangan, sepanjang tahun lalu GPRA membukukan laba bersih sebesar Rp 49,53 miliar atau naik 42,54 persen dari sebelumnya Rp 34,75 miliar.
Penjualan bersih perseroan juga naik sebesar 37,97 persen menjadi Rp 446,74 miliar dari sebelumnya Rp 323,79 miliar. Penjualan rumah dan ruko menjadi kontributor terbesar pendapatan perseroan dengan menyumbang sebesar Rp 235,48 miliar.
Kemudian, penjualan apartemen dan kantor tercatat sebesar Rp 132,15 miliar, layanan atau service apartemen mencatatkan pendapatan sebesar Rp 58,84 miliar. Adapun, pendapatan dari segmen pusat perbelanjaan sebesar Rp 16,41 miliar, dan pendapatan sewa sebesar Rp 3,85 miliar.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.