Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Neraca Perdagangan RI Diproyeksi Surplus USD3,85 pada Juli

Antara , Jurnalis-Jum'at, 12 Agustus 2022 |21:41 WIB
Neraca Perdagangan RI Diproyeksi Surplus USD3,85 pada Juli
Neraca Dagang (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman memproyeksikan neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2022 akan mencatat surplus 3,85 miliar dolar AS yang didukung oleh menguatnya kinerja ekspor.

Menurut dia, harga komoditas di tingkat global masih mendukung kinerja ekspor Indonesia, meskipun kekhawatiran terhadap resesi global mulai memberikan tekanan.

"Harga komoditas tetap mendukung kinerja ekspor, namun kekhawatiran resesi global telah memberikan tekanan pada harga," ujar Faisal dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Jumat.

Ia memproyeksikan pertumbuhan ekspor pada Juli 2022 mencapai 23,01 persen year on year (yoy), atau lebih kecil dibandingkan capaian Juni 2022 yang sebesar 40,67 persen yoy. Proyeksi itu disebabkan mulai menurunnya harga komoditas unggulan Indonesia di tingkat global, ditambah gejolak ekonomi lainnya.

"Hal ini sebagian besar disebabkan oleh penurunan harga batu bara dan CPO, penurunan Baltic Dry Index yang menunjukkan volume perdagangan global yang lebih lambat, dan perlambatan impor China dari Indonesia," ujar Faisal.

Sedangkan untuk impor, Faisal memproyeksikan pada Juli 2022 akan tumbuh lebih kuat sebesar 31,02 persen yoy dibandingkan pada Juni 2022 yang sebesar 21,98 persen yoy.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement