Share

Sri Mulyani Beberkan Bukti Kebangkitan Ekonomi RI, Neraca Dagang Surplus dan Pengangguran Turun

Michelle Natalia, Jurnalis · Jum'at 20 Mei 2022 11:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 320 2597235 sri-mulyani-beberkan-bukti-kebangkitan-ekonomi-ri-neraca-dagang-surplus-dan-pengangguran-turun-DswSvHQJ9b.jpeg Sri Mulyani Ungkap Kebangkitan Ekonomi RI. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pemulihan ekonomi menunjukkan tren penguatan. Di mana sebelumnya, ekonomi RI tumbuh positif 3,7% di 2021, kemudian di triwulan I 2022 mencapai 5,01%.

"Melonjaknya varian Omicron tidak terlalu berdampak pada proses pemulihan ekonomi nasional, ini hasil nyata dari akselerasi vaksinasi dan kekebalan alami yang tumbuh di masyarakat," ujar Sri Mulyani, dalam Rapat Paripurna DPR RI, Jumat (20/5/2022).

Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Ancaman Baru Ekonomi RI, Apa Itu Stagflasi?

Dia menyampaikan, konsumsi dan investasi terus menunjukkan tren peningkatan, disertai pemulihan yang kuat di hampir semua sektor ekonomi termasuk transportasi, akomodasi dan konstruksi, selain dua sektor utama yaitu manufaktur dan perdagangan. Indikator PMI Manufaktur Indonesia pada April 2022 masih terus ekspansif, pada level 51,9.

Baca Juga: Tekan Kemiskinan Ekstrim hingga 0%, Menteri Basuki Akui Butuh Banyak Uang

"Sementara itu, kenaikan harga komoditas global mampu mendorong peningkatan surplus neraca perdagangan Indonesia. Secara kumulatif pada triwulan I 2022, neraca perdagangan tercatat surplus USD9,3 miliar. Pada April 2022, surplus neraca perdagangan Indonesia mencapai USD7,6 miliar, rekor tertinggi surplus bulanan dalam sejarah," ungkap Sri.

Selain itu, neraca transaksi berjalan tahun 2022 diperkirakan akan lebih baik dibandingkan tahun 2021. Peningkatan kualitas pemulihan ekonomi juga terlihat dengan membaiknya kondisi ketenagakerjaan serta tingkat kemiskinan.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun mendekati level pra-pandemi, menjadi 5,83% pada Februari 2022 dari 6,26% pada Februari 2021.

"Sementara, angka kemiskinan nasional juga konsisten menurun, dari sebelumnya 10,1% di tahun 2020, kembali menjadi single digit 9,7% di tahun 2021," pungkas Sri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini