Adapun segmen lapangan golf, yang terdiri dari keanggotaan, green fees, restoran club house, dan lain-lain memberi pemasukan sebanyak Rp28,54 miliar dikutip dari keterbukaan informasi, Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (18/8/2022).
Dengan demikian, maka laba per saham dasar MDLN menjadi Rp28,57, berbalik dari rugi per saham pada paruh pertama tahun 2021 sebanyak Rp33,19.
Seiring pertumbuhan ini, sejumlah pos beban juga mengalami kenaikan, yang datang dari beban pokok Rp197,39 miliar, beban operasi lain Rp262,27 miliar, hingga biaya penjualan Rp37,29 miliar.
Kendati demikian, MDLN mampu memangkas beban keuangan dari semula Rp268,11 miliar, menjadi Rp94,07 miliar.
Per 30 Juni 2022, MDLN mencatat nilai aset sebanyak Rp13,71 triliun, alias lebih tinggi 5,65% dari akhir tahun 2021 di angka Rp14,53 triliun. Kewajiban pembayaran/liabilitas perseroan menyusut 11,40% dari akhir tahun lalu mencapai Rp9,17 triliun, sedangkan modal/ekuitas MDLN tumbuh 8,57% menjadi Rp4,54 triliun.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.