Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Beras Ikutan Mahal, Pedagang Soroti Kualitasnya Tak Bagus

Advenia Elisabeth , Jurnalis-Senin, 22 Agustus 2022 |12:32 WIB
Harga Beras Ikutan Mahal, Pedagang Soroti Kualitasnya Tak Bagus
Harga Beras (Foto: Okezone)
A
A
A

BEKASI - Isu kenaikan harga barang pokok terpedagang pasar menyebut, kini kenaikan harga mulai merembet sampai ke beras.

"Sekarang bukan minyak goreng yang naik. Tapi telur terus merembet ke beras juga," ujar Siti selaku Pedagang Sembako di Pasar Ikopol Mangunjaya, Bekasi saat ditemui MNC Portal Indonesia, Senin (22/8/2022).

Ia mengatakan, harga beras yang biasa dia beli kini sudah tembus Rp 450.000 (1 karung=25kg). Namun, ia menyebut harga tersebut tak sebanding dengan kualitas berasnya. Padahal sebelumnya ia membeli beras seharga Rp 420.000 sudah dapat kualitas bagus.

"Rp 420.000 (1 karung 25kg) sudah kualitas bagus, kita jual Rp 7.500/liter. Sekarang yang harga 1 karungnya Rp 450.000 aja kualitasnya kurang bagus. Itu saya jual Rp 8.000/liter. Ini juga bukan yang merek bagus. Merek kurang terkenal," beber Siti.

"Harusnya kan harga naik tapi ada kualitas ya. Tapi ini sebaliknya, harga naik tapi kualitasnya nggak bagus," tambahnya.

Adapun dampaknya, ungkap Siti, ibu rumah tangga jadi mengurangi kuantias pembelian. Biasanya tiap hari membeli 1 liter beras, kini hanya membeli setengah liter itu pun tidak tiap hari.

Lanjutnya, adanya pengadaan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah juga menjadi pemicu sembako yang ia jual tidak laku.

"Biasanya ibu-ibu tiap hari beli beras seliter-seliter, sekarang karena harganya naik ditambah kualitasnya jelek, mereka jadi males beli. Mereka juga sudah dapat bansos. Kalau bansos turun, barang-barang pasti mahal," papar Siti.

Kendati harga beras mahal, Siti mengungkapkan bahwa harga minyak goreng di lapaknya kini sudah mengalami penurunan dari sebelumnya.

Minyak goreng curah dibanderol Rp 14.000/liter, sedangkan minyak goreng kemasan ukuran 2 liter dibanderol Rp 32.000-35.000 tergantung mereknya.

"Alhamdulillah sekarang minyak goreng sudah turun. Nggak mahal lagi kaya waktu itu. Stok saya juga sudah banyak, kalau murah gampang jualinnya," pungkas Siti.

(Taufik Fajar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement