Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Minyak Terus Tinggi, Sri Mulyani: Subsidi Rp502 Triliun Akan Habis dan Masih Belum Cukup

Rizky Fauzan , Jurnalis-Rabu, 24 Agustus 2022 |15:59 WIB
Harga Minyak Terus Tinggi, Sri Mulyani: Subsidi Rp502 Triliun Akan Habis dan Masih Belum Cukup
Sri Mulyani. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa alokasi untuk anggaran Bahan Bakar Minyak (BBM) sesuai dengan Peraturan Presiden yang sudah diterima oleh DPR RI.

"Makanya kalau melebihi itu memang diperlukan keputusan untuk tahun ini atau tahun depan. Kalau tahun depan kan berarti membebani APBN 2023," kata Sri Mulyani di Gedung DPR, Rabu (24/8/2022).

Dia juga mengungkapkan dalam mekanisme Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) itu seluruhnya diatur oleh Undang-undang dan turunannya ada di dalam Perpres.

"Jadi dalam hal ini kita mengikuti apa yang sudah diapprove, karena kita tidak bisa melakukan alokasi yang belum disetujui oleh DPR," jelasnya.

 BACA JUGA:Dukung Keuangan Syariah, Sri Mulyani: Ini Menguatkan UMKM

Bendahara negara itu menyebutkan mekanismenya sudah ada sebelumnya.

"Kalau seandainya nanti ada tagihan yang lebih banyak, diaudit oleh BPK berarti meluncur di tahun 2023 dan membebani APBN 2023," bebernya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement