Seperti diketahui konsumsi BBM, khususnya Pertalite terus meningkat.
"Dengan harga BBM, minyak dunia yang terus tinggi, Rp502 triliun diperkirakan akan habis dan masih belum mencukupi. Kita memperkirakan apabila laju konsumsi seperti yang terjadi pada 7 bulan terakhir ini, maka Rp502 triliun akan habis dan masih akan ada tambahan lagi," ucapnya.
Seperti diketahui, besaran subsidi energi dan kompensasi yang sebesar Rp502,4 triliun sudah naik tiga kalilipat dari alokasi sebelumnya yang hanya Rp152,5 triliun.
Berdasarkan perhitungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), volume Pertalite diperkirakan akan jebol dari 23 juta kilo liter (KL) menjadi 29 juta KL jika tidak ada pengendalian konsumsi.
(Zuhirna Wulan Dilla)