Adapun, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang juga masih akan berada pada area sideways di rentang 8.300 hingga 8.575. Untuk saham perbankan big cap lainnya yakni, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), ia merekomendasikan sell on strength di level 8.000.
“Kemudian investor dapat memanfaatkan koreksi IHSG pada bulan September untuk buy di level 7.500,” kata dia.
Sebelumnya, Analis Kanaka Hita Solvera William Wibowo mengatakan bahwa, kenaikan suku bunga acuan ini sudah dinantikan oleh para pelaku pasar dalam negeri.
Dia pun menilai, kenaikan sebesar 25 basis poin ini masih cukup wajar mengingat kondisi ekonomi global yang masih dalam ketidakpastian.
Meski demikian, William memperingatkan para pelaku pasar bahwa, IHSG masih berpeluang untuk terkoreksi, selama harga belum breakout resisten di level 7.230.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.