JAKARTA - DPR meminta Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) menyelesaikan masalah harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit sampai satu bulan ke depan. Artinya, September mendatang harga TBS sawit harus sudah Rp2.000/kg.
"Banyak petani sawit menyampaikan aspirasi ke kami bahwa kenapa pemerintah hingga saat ini tidak mampu menaikkan harga TBS sawit," ungkap Anggota DPR RI Komisi VI Andre Rosiade saat rapat kerja dengan Menteri Perdagangan dan Menteri BUMN di gedung DPR, Jakarta, ditulis Kamis (25/8/2022).
"Oleh karena itu, harapan kami ini satu bulan ke depan masalah TBS bisa selesai. Jangan lama-lama pak menteri," sambungnya.
Lebih lanjut Andre mempertanyakan kenapa harga TBS belum kunjung naik padahal kebijakan larangan ekspor sudah lama di cabut oleh pemerintah. Karena tujuan pencabutan larangan tersebut untuk mendongkrak harga TBS petani sawit.
"Kalau yang dipermasalahkan soal larangan ekspor, sekarang larangan ekspor kan sudah lama dicabut. Anehnya kenapa harga TBSnya belum bisa pulih seperti sedia kala," tutur Andre.
Maka dari itu, dia menegaskan agar Kementerian Perdagangan bisa mengerahkan pihak-pihak terkait untuk mengecek kondisi di lapangan. Jangan hanya mendengarkan laporan dari pengusaha-pengusaha sawit.
"Jangan sampai pemerintah kalah dengan oligarki. Itu yang menyebabkan petani sawit kita terzolimi karena harganya masih di bawah Rp2.000/kg," pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.