Pelaku pasar pun memperkirakan peluang 74,5% dari kenaikan suku bunga 75 basis poin ketiga berturut-turut pada pertemuan Fed September.
Masing-masing dari 11 sektor S&P 500 berada di wilayah negatif, dengan sektor energi (.SPNY) turun 3,36%, persentase penurunan terbesar, karena harga minyak turun lebih dari 5% di tengah kekhawatiran bahwa perlambatan ekonomi global dapat melemahkan permintaan.
Pertumbuhan megacap yang sensitif terhadap suku bunga dan saham teknologi seperti Microsoft Corp (MSFT.O), turun 0,85%, dan Apple Inc (AAPL.O), turun 1,53%, termasuk di antara hambatan terbesar pada indeks benchmark.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.