Share

Gautam Adani Jadi Orang Terkaya Ketiga di Dunia, Warga Asia Pertama Berharta Rp2.000 Triliun!

Agregasi VOA, Jurnalis · Rabu 31 Agustus 2022 08:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 31 455 2657870 gautam-adani-jadi-orang-terkaya-ketiga-di-dunia-warga-asia-pertama-berharta-rp2-000-triliun-JEfTmUnRAm.png Gautam Adani Jadi Orang Terkaya ke-3 Dunia. (Foto: Okezone.com/VOA Indonesia)

JAKARTA - Gautam Adani menjadi orang terkaya ketiga di dunia. Menurut Bloomberg Billionaires Index, dirinya menjadi warga Asia yang pertama kali berada di peringkat tiga besar orang terkaya di dunia.

Kekayaan bersih miliarder mandiri ini lebih dari dua kali lipat, menjadi USD137,4 miliar atau setara Rp2.040 triliun (kurs Rp14.853 per USd) melompati 20 pada urutan di atasnya. Kini dirinya berada tepat di belakang Elon Musk dan Jeff Bezos, lapor Bloomberg News.

Baca Juga: Pengacara Elon Musk Ungkap Alasan Kuat Pembatalan Akuisisi Twitter

Adani memperoleh kekayaannya di sektor pelabuhan dan perdagangan komoditas. Ia kini sebagai konglomerat terbesar ketiga di India dengan bisnis mulai dari pertambangan batu bara dan minyak nabati hingga bandara dan media berita. Demikian dikutip dari VOA Indonesia, Rabu (31/8/2022). 

Kekayaan bersihnya yang membengkak mencerminkan peningkatan hebat dalam penciptaan modal perusahaan-perusahaan publiknya, karena investor mendukung perluasan agresif yang dilakukan Grup Adani baik terhadap bisnis lama maupun yang baru.

Baca Juga: Juragan Minyak RI Makin Kaya Raya, Hartanya Tembus Rp17,7 Triliun

Saham Adani Enterprises, yang 75 persen dimiliki oleh miliarder itu melonjak lebih dari 2.400 persen sejak Maret 2020, dan nilainya berlipat ganda dalam enam bulan terakhir.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Jeff Bezos, pendiri Amazon, berpose di depan roket milik perusahaan Blue Origin, yang juga merupakan miliknya, di fasilitas peluncuran perusahaan tersebut di West Texas, pada 24 April 2015.

Lahir di kota Ahmedabad di negara bagian Gujarat barat dari keluarga kelas menengah, Adani putus kuliah dan bekerja sebentar di industri berlian, sebelum memulai bisnis ekspornya pada 1988.

Pada tahun 1995, ia memenangkan kontrak untuk membangun dan mengelola pelabuhan pelayaran komersial di Mundra, Gujarat, yang sejak itu berkembang menjadi pelabuhan terbesar di India.

Dalam beberapa tahun terakhir, konglomerat itu terjun ke sektor petrokimia, semen, pusat data dan hingga pemurnian tembaga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini