JAKARTA - PT ABM Investama Tbk (ABMM) mencatatkan pendapatan sebesar Rp9,73 triliun pada semester I 2022. Adapun laba bersih yang dicatatkan ABMM sebesar Rp1,36 triliun.
Dikutip dari IDX 1st Session Closing, Selasa (6/9/2022), di mana berdasarkan laporan keuangan per 30 Juli 2022, ABMM mencatatkan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar Rp9,73 triliun atau meningkat 51,81% dari periode yang sama pada tahun lalu (year-on-year/yoy).
Dari sisi penjualan, emiten berkode saham ABMM ini membukukan penjualan sebesar Rp6,13 triliun.
Secara rinci, dari kontrak dengan pelanggan ABMM terdiri dari kontraktor tambang dan batu bara meningkat 56,38%, jasa logistik dan sewa kapal meningkat 37,34%, jasa Divisi Site Services (SSD) dan Repabrikasi meningkat 31,5%, sewa mesin pembangkit tenaga listrik 5,76%, pabrikasi menurun 20,57%, dan perdagangan bahan bakar meningkat 97,02%.
Kemudian ABMM mencatatkan peningkatan beban pokok pendapatan dari Rp4,36 triliun menjadi Rp5,84 triliun pada semester I 2022. Hal ini membuat laba kotor ABMM meningkat 97,02%.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.