Share

Sri Mulyani Akui Rumit Buat Kebijakan di Tengah Perang hingga Melemahnya Ekonomi Dunia

Michelle Natalia, Sindonews · Selasa 06 September 2022 19:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 06 320 2662210 sri-mulyani-akui-rumit-buat-kebijakan-di-tengah-perang-hingga-melemahnya-ekonomi-dunia-YagTaTD6j8.jfif Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com/DJP)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah masih berfokus pada percepatan pemulihan ekonomi serta penguatan reformasi APBN dan reformasi struktural di tahun ini.

Reformasi APBN bertujuan meningkatkan kualitas belanja (spending better) yang berfokus pada pelaksanaan program prioritas untuk menjaga kesehatan masyarakat dan sustainabilitas fiskal dalam jangka menengah dan jangka panjang.

Baca Juga: Jokowi Minta Pengusaha Jeli Melihat Peluang Bisnis Pangan di Tengah Krisis dan Perang Rusia-Ukraina

"Kita sadari bersama bahwa kerja keras belum selesai. Kini kita menyaksikan bahwa risiko yang kita hadapi telah bergeser dari pandemi ke gejolak ekonomi global. Inflasi global melonjak akibat supply disruption karena pandemi dan perang, dikombinasi dengan excessive stimulus fiskal dan moneter sebelum dan selama pandemi di negara maju," ujar Sri dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2022-2023 di Jakarta, Selasa (6/9/2022).

Baca Juga: The Perfect Storm Hantam Ekonomi Dunia, RI Masih Kuat!

Kondisi ini disusul dengan kebijakan pengetatan likuiditas dan kenaikan suku bunga menyebabkan volatilitas pasar keuangan global, capital outflow, pelemahan nilai tukar dan lonjakan biaya utang (cost of fund). Kondisi ini diikuti oleh koreksi ke bawah proyeksi pertumbuhan ekonomi global.

"Ini mengakibatkan potensi terjadinya stagflasi yaitu pelemahan ekonomi global disertai inflasi tinggi. Hal ini merupakan kombinasi yang rumit dalam proses pengambilan kebijakan untuk pemulihan ekonomi. Dalam kondisi sulit, seringkali kita dihadapkan pada pilihan-pilihan kebijakan yang tidak mudah tetapi harus dilakukan," ungkap Sri.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Namun, dia optimis bahwa dengan jiwa gotong-royong dan semangat kebersamaan, bahu-membahu bekerja sama maka dia yakin Indonesia akan melalui masa sulit ini dengan sebaik-baiknya.

"Pemerintah dan DPR terus menjaga komitmen bersama untuk terus bekerja keras memberikan yang terbaik baik rakyat, melindungi masyarakat miskin dan rentan, menjaga pemulihan ekonomi, serta melakukan konsolidasi fiskal untuk menjaga APBN tetap sehat sebagai instrumen kebijakan yang efektif bagi pembangunan nasional," pungkas Sri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini