JAKARTA - Beban Kerja Kementerian Investasi atau BKPM semakin tinggi setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menambah target investasi dalam negeri pada 2023 sebesar Rp1.400 triliun.
Hal itu diakui Menteri Investasi atau Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI.
Dia mencatat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2023 nilainya investasi yang ditetapkan sebesar Rp1.009,8 triliun.
BACA JUGA:BKPM Cabut 1.118 Izin Usaha Pertambangan, Bahlil: Kami Tak Pandang Bulu!
Namun, Kepala Negara meminta agar nilai investasi yang direalisasikan pada tahun depan harus mencapai Rp1.400 triliun.
"Di 2023 target RPJM itu Rp1.009,8 triliun, namun dikasih target Rp1.400 triliun, Jadi lompatannya cukup besar, dengan penyebaran tetap memperhatikan dalam rangka bagaimana menghadirkan investasi yang berkualitas, antara Jawa Dan pulau Jawa, dalam rangka mendukung target Rp1.400 triliun," ujar Bahlil, Kamis (8/9/2022).
Nahasnya, beban kerja tersebut tidak sejalan dengan Pagu Anggaran 2023 yang diterima BKPM.
Bahlil mencatat Pagu Anggaran 2023 yang diberikan Kementerian Keuangan sebesar Rp1,094 triliun.