Share

DPR Setujui Subsidi Solar Rp1.000/Liter dan Listrik Rp72 Triliun

Antara, Jurnalis · Kamis 08 September 2022 18:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 08 320 2663743 dpr-setujui-subsidi-solar-rp1-000-liter-dan-listrik-rp72-triliun-PGWq8gtndq.jfif DPR dan Kementerian ESDM Sepakat Subsidi Solar Rp1.000/Liter. (Foto: Okezone.com/Pertamina)

JAKARTA - Komisi VII DPR RI dan Kementerian ESDM sepakat nilai subsidi pada Solar sebesar Rp1.000 per liter dan subsidi listrik sebesar Rp72,33 triliun.

Selain menyepakati asumsi makro sektor energi, parlemen juga menyetujui pagu anggaran Kementerian ESDM Tahun Anggaran 2023 sebanyak Rp5,72 triliun.

Baca Juga: Erick Thohir: Tidak Mungkin Pertamina Cari Untung Besar ketika Rakyat Susah

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengapresiasi kerjasama yang dilakukan dengan Komisi VII DPR RI mengenai asumsi makro energi dan pagu anggaran tersebut.

"Kami mengapresiasi sekali kerja sama yang dilakukan dan dari bahasan-bahasan ini timbul output yang tadi telah kita sepakati bersama. Semoga tahun depan kita bisa melaksanakan semua program ini dengan baik," kata Arifin, dikutip dari Antara, Kamis (8/9/2022).

Baca Juga: Efek Harga Pertalite Rp10.000, Ongkos Angkot Jauh Dekat Naik Rp1.000

Selain itu, Komisi VII bersama Kementerian ESDM menyepakati asumsi makro sektor energi dan sumber daya mineral dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2023.

"Ini hasil kesepakatan Komisi VII yang terdiri dari sembilan fraksi yang hadir bersepakat terhadap seluruh aspek dan elemen yang ada untuk asumsi makro sektor ESDM," kata Pimpinan Sidang Komisi VII DPR RI Bambang Haryadi.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dalam rapat kerja tersebut, parlemen dan pemerintah menyepakati harga minyak mentah Indonesia (ICP) tahun depan berada pada angka USD95 per barel, lifting minyak bumi sebanyak 660 ribu barel per hari (BOPD), lifting gas bumi sebanyak 1,1 juta BOEPD, dan cost recovery senilai USD8,5 miliar.

Selanjutnya volume BBM bersubsidi dan elpiji bersubsidi juga disepakati dengan rincian minyak tanah sebanyak 0,5 juta kiloliter, minyak solar 17 juta kiloliter, dan elpiji ukuran tabung tiga kilogram 8 juta metrik ton.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini