Share

Naik Tak Wajar, Saham Eterindo (ETWA) Dipantau Ketat BEI

Anggie Ariesta, Jurnalis · Rabu 21 September 2022 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 278 2672185 naik-tak-wajar-saham-eterindo-etwa-dipantau-ketat-bei-8D9XU4Lwm0.jpg Saham ETWA dipatau BEI (Foto: Freepik)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat saham PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA). Saham ETWA masuk radar pantauan akibat adanya peningkatan harga saham yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).

Diketahui, emiten yang bergerak dalam perdagangan dan distribusi Biodiesel Fatty Acid Methyl Ester - (FAME) dan bahan kimia lainnya ini menunjukkan gerak saham yang menguat secara signifikan, naik 53,15% pada 5 hari terakhir perdagangan. Bahkan, saham ETWA pada penutupan Rabu (21/9/2022) juga naik 8,97% di level 170.

"Dengan ini kami menginformasikan adanya peningkatan harga saham ETWA yang di luar kebiasaan yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity)," tulis surat yang ditandatangani Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M. Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari A., dikutip Rabu (21/9/2022).

Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

Informasi terakhir mengenai ETWA adalah informasi tanggal 8 September 2022 yang dipublikasikan melalui website BEI terkait laporan bulanan registrasi pemegang efek.

"Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham ETWA tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," tulis direksi bursa.

Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini