Share

Penjualan Mandom (TCID) Naik 8,9% di Semester I-2022

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Jum'at 23 September 2022 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 23 278 2673483 penjualan-mandom-tcid-naik-8-9-di-semester-i-2022-t7MSRW0a7U.jpg Penjualan Mandom alami kenaikan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Penjualan PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) naik 8,9% dibanding periode yang sama tahun lalu Rp925,4 miliar di semester I 2022. Penjualan domestik tumbuh 5,9% menjadi Rp609,2 miliar sementara penjualan ekspor tumbuh double digit 15,1% menjadi Rp316,2 miliar.

Pertumbuhan penjualan ini terutama didukung oleh kinerja produk kategori perawatan rambut dan perawatan kulit dan makeup yang masing-masing tumbuh 17,9% dan 14,6% dibanding semester 1-2021. Sementara penjualan produk kategori wangi-wangian tercatat turun sebesar 15,5% dibanding semester 1-2021.

Produk perawatan rambut Gatsby mencatatkan pemulihan kinerja di semester I-2022 didukung oleh kinerja baik dari produk-produk unggulan dan produk- produk baru yang mendapatkan respons sangat baik di pasar terutama produk tipe powder clay dan spray pomade. Kategori perawatan rambut dan wangi-wangian menjadi fokus penguatan untuk merek Gatsby di tahun ini.

Presiden Direktur Mandom Indonesia (TCID) Masahiro Ueda mengatakan, meski sampai semester I-2022 belum bisa mencatatkan keuntungan, tetapi nilai kerugian perseroan turun signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2021 dan sinyal perbaikan mulai dapat terlihat di kuartal III-2022.

”Mewujudkan pertumbuhan penjualan yang positif dan mencatatkan keuntungan menjadi prioritas yang harus dicapai perseroan di tahun 2022,” ujarnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

Meski tahun ini kegiatan sosial ekonomi mulai kembali aktif termasuk bisnis dan industri pasca pandemi Covid-19. Berbagai tantangan masih ditemui mulai dari perubahan pola belanja dan gaya hidup konsumen, digitalisasi gaya hidup sampai kendala supply chain dan meningkatnya biaya produksi dan operasional.

”Upaya perbaikan, pemulihan dan penguatan di berbagai lini bisnis dilakukan yaitu perbaikan dan peningkatan kinerja produk dan saluran penjualan, pemulihan kinerja finansial dan penguatan lini bisnis pada beberapa pilar seperti produk-produk unggulan, sumber daya manusia dan bisnis yang berlandaskan ESG,” kata Ueda.

Tahun ini, perseroan menargetkan penjualan double digit serta optimistis kembali mencatatkan laba setelah pada tahun sebelumnya membukukan rugi. Untuk itu, perseroan telah menyiapkan beberapa strategi. Disampaikan Direktur Mandom Indonesia, Hideki Nakamura, target itu sejalan dengan membaiknya kondisi pasar pada tahun 2022 ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Untuk mencapai target yang ditentukan, perseroan menjalankan beberapa strategi yakni dengan memperkuat brand dan juga kualitas produk-produk.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini