Share

2 PLTU Batu Bara Dipensiunkan Tahun Ini

Rizky Fauzan, MNC Portal · Jum'at 23 September 2022 09:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 23 320 2673281 2-pltu-batu-bara-dipensiunkan-tahun-ini-tClQ1wMHKU.jpg 2 PLTU Batu Bara Bakal Dipensiunkan Tahun Ini. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) segera memberhentikan operasional dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbasis batu bara tahun ini.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, rencana pemberhentian PLTU akan melalui mekanisme energy transition mechanism yang akan didanai oleh pihak fasilitas pendanaan.

Baca Juga: Pensiunkan 3 PLTU Batu Bara, Menteri ESDM Colek Bank Dunia dan ADB

Dalam rencana penyetopan operasional PLTU tersebut, pemerintah disebut tengah melakukan kajian dan juga negosiasi dengan Asian Development Bank (ADB) yang akan mengucurkan pendanaan.

"Kita harapkan ada yang bisa dimulai tahun ini. Tahun ini ada yang dimulai lah entah satu, dua," kata Arifin di Gedung DPR, Kamis (22/9/2022).

Sebagaimana diketahui, pemerintah bakal menyetop operasional pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang telah mencapai masa kontrak 30 tahun guna mendukung program energi bersih.

Baca Juga: 3 PLTU Segera Dipensiunkan Tahun Ini

Secara total ada 33 PLTU dengan kapasitas 16,8 gigawatt (GW) yang telah beroperasi selama tiga dekade.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan dalam rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL) 2021-2030 ditargetkan untuk menghasilkan listrik dari pembangkit yang lebih hijau.

Menurut dia, dalam RUPTL tersebut porsi listrik yang dihasilkan dari pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT) akan mencapai hingga 51,6 persen atau setara dengan 20,9 GW.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

Adapun, porsi pembangkit listrik berbasis fosil mencapai 19,7 GW. Dengan porsi pembangkit berbahan bakar batu bara mencapai 13,9 GW. Oleh sebab itu, Arifin menyatakan pemerintah akan menyetop operasional PLTU yang telah mencapai masa kontrak 30 tahun.

Dari hasil kajian tersebut terdapat 33 lokasi PLTU dengan total kapasitas 16,8 GW yang akan dipensiunkan.

"Kami targetkan 2-3 unit dapat dipensiunkan, diskusi dan negosisasi masih dalam progres, dan setelah 2-3 unit ini kita akan lanjutkan sisanya yang akan dipensiunkan," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini