Share

Konversi LPG 3 Kg, Pemerintah Buka Peluang Impor Kompor Listrik

Rizky Fauzan, MNC Portal · Jum'at 23 September 2022 17:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 23 320 2673765 konversi-lpg-3-kg-pemerintah-buka-peluang-impor-kompor-listrik-lkTMvy3a2O.png Pemerintah Buka Peluang Impor Kompor Listrik (Foto: Freepik)

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka peluang impor kompor listrik agar dapat memenuhi kebutuhan program konversi LPG 3 kg ke kompor listrik sebanyak 300.000 unit pada tahun ini.

Kebijakan impor kompor listrik tersebut akan dilakukan bila industri dalam negeri tidak dapat memenuhi kebutuhan konversi yang ditetapkan pemerintah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengatakan, impor kompor listrik bisa saja diambil jika industri dalam negeri belum siap memenuhi permintaan yang ada.

"Kalau harus demikian (impor), kenapa enggak? Paling tidak, dengan adanya market harus dengan industri sendiri," kata Arifin di Gedung Kementerian ESDM, Jumat (23/9/2022).

BACA JUGA: Dapat Kompor Listrik Gratis, Daya 450 VA Dinaikkan Jadi 3.500 VA 

Arifin menuturkan, jika nantinya permintaan kompor induksi kian tinggi, maka industri dalam negeri pun akan siap untuk memasok.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Taufiek Bawazier menjelaskan, untuk tahun ini baru satu produsen yang menyatakan kesiapan ikut serta dalam program pemerintah.

"Yang siap sekarang baru satu industri, jadi PT Adyawinsa. (Industri) yang lain baru akan mengikuti (tahun depan)," kata Taufiek dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VII DPR RI, Rabu 21 September 2022.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

Taufiek mengungkapkan, umumnya industri menilai secara teknis program yang ada. Dari sisi keekonomian jika memang layak dan dapat diterima secara komersil maka industri siap untuk mendorong konversi kompor induksi.

Melansir data Kementerian Perindustrian, kemampuan suplai industri dalam negeri pada tahun 2022 hanya berasal dari PT Adyawinsa Electrical and Power dengan kapasitas eksisting sebesar 10.000 per bulan. Kapasitas ini bisa meningkat hingga 100.000 per bulan.

Sementara itu, kebutuhan nasional saat ini khususnya dari program konversi mencapai 300.000 unit per bulan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini