Share

Pendaftar MyPertamina Tembus 2,6 Juta Orang, Beli BBM Pertalite Jadi Dibatasi?

Risky Fauzan, iNews · Selasa 27 September 2022 17:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 27 320 2676096 pendaftar-mypertamina-tembus-2-6-juta-orang-beli-bbm-pertalite-jadi-dibatasi-KbhOHCu9Ap.jpg Beli BBM Pertalite dan Solar Pakai MyPertamina (Foto: Okezone/Pertamina)

JAKARTA - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan wacana pembatasan beli bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis pertalite dan solar terus berlanjut.

Hingga saati ini Pendaftar MyPertamina tembus 2,6 juta orang. Hingga per September ini, sudah lebih dari dua juta unit kendaraan yang didaftarkan di MyPertamina.

"Untuk pendaftar MyPertamina itu udah 2,65 juta orang. Itu yang tercatat per hari Sabtu kemarin," ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting di Integrated Terminal Plumpang, Jakarta Utara, Selasa (27/9/2022).

Irto mengatakan, pihaknya masih menunggu penyelesaian revisi Perpres 191 Tahun 2014 tentang penyediaan, pendistribusian dan harga jual eceran bahan bakar minyak (BBM).

Pemerintah berencana membatasi pembelian pertalite dan solar lewat aplikasi MyPertamina. Dengan kata lain, masyarakat yang berhak atas BBM subsidi akan terjaring melalui verifikasi data di aplikasi itu.

Namun, hingga kini pemberlakuan MyPertamina belum berjalan seoptimal mungkin. Sebab, PT Pertamina (Persero) pun masih menunggu revisi Peraturan Presiden (Perpres) 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM.

"Ya, kita juga masih nunggu revisi Perpres 191 tahun 2014," katanya menambahkan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Meskipun demikian, Irto tidak bisa memastikan kapan revisi Perpres 191 tahun 2014 selesai karena ada di ranah pemerintah. Namun Pertamina sebagai operator siap melaksanakan apa yang ditugaskan regulator.

Pertamina masih menunggu ketentuan kendaraan apa saja yang bisa membeli BBM subsidi. Aturan ini akan tertuang dalam revisi Perpres 191/2014 terkait ketentuan masyarakat yang berhak menggunakan Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite.

Di sisi lain, Kementerian ESDM sempat menargetkan revisi Peraturan Presiden Nomor 191 tahun 2014 akan rampung Agustus 2022. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif.

"Insya Allah (Agustus), kita harus kerja cepat ini. Item-itemnya sudah ada," katanya di Senayan, Rabu (27/7/2022). Sayangnya menjelang akhir September, revisi PP 191 tahun 2014 belum juga selesai.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini