Share

Inflasi September Tahunan 5,95%, BPS Soroti Kenaikan Harga BBM

Anggie Ariesta, Jurnalis · Senin 03 Oktober 2022 12:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 03 320 2679559 inflasi-september-tahunan-5-95-bps-soroti-kenaikan-harga-bbm-mQwX1PZhg7.jpg Inflasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) Melaporkan inflasi tahunan tembus 5,95% dan inflasi menurut komponen yang dibagi tiga diantaranya komponen inti, komponen yang diatur pemerintah dan komponen harga bergejolak. 

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan, untuk bulan September ini secara tahunan, terjadi kenaikan inflasi tertinggi pada komponen harga yang diatur oleh pemerintah.

"Dimana pada bulan Agustus itu hanya sebesar 6,84% kemudian di September ini menjadi 13,28%, ini mudah dipahami karena memang di bulan September ada penyesuaian oleh pemerintah terkait dengan harga BBM, langsung dampaknya gitu ya," jelas Margo dalam Press Conference Rilis BPS, Senin (3/10/2022).

Untuk komponen harga bergejolak di bulan September 2022 terjadi inflasi sebesar 9,02% dibandingkan pada bulan Agustus 2022 sebesar 8,93%.

"Jadi untuk harga bergejolak juga ada kenaikan inflasinya yang bulan Agustus 8,93% di September ini menjadi 9,02% tapi kenaikannya tidak setajam kenaikan di harga atau komponen yang diatur pemerintah," katanya.

Hal itu disebabkan, lanjut Margo, karena di bulan September ini terjadi deflasi untuk kelompok bahan makanan, minuman dan tembakau.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Kemudian inflasi inti yang sebelumnya 3,04% di bulan Agustus 2022, di bulan September ini menjadi 3,21%.

Jika dilihat andilnya, inflasi tahunan sebesar 5,95% utamanya dikontribusikan oleh komponen harga yang diatur pemerintah.

"Dimana harga yang diatur pemerintah ini memberikan kontribusi kepada inflasi tahunan sebesar 2,35%," kata Margo.

Kemudian diikuti oleh komponen inti yang memberikan andil 2,11% dan terakhir harga bergejolak yang memberikan kontribusi inflasi secara tahunan sebesar 1,49%.

Sebagai tambahan, inflasi komoditas pada komponen harga yang diatur pemerintah secara tahunan adalah bensin memberikan andil inflasi sebesar 1,13% secara yoy dan inflasi di September ini mencapai 31,9% di komoditas bensin.

Kemudian untuk Solar memberikan andil terhadap inflasi secara yoy sebesar 0,04% dan dilihat inflasi sendiri mencapai 33,01%.

"Beberapa dampak ikutan di bensin dan beberapa BBM memberikan tekanan juga kepada angkutan," katanya.

Rinciannya untuk andil ke inflasi secara tahunan, tarif angkutan dalam kota sebesar 0,10%, tarif angkutan antar kota 0,03%, angkutan udara 0,39%, bahan bakar rumah tangga 0,30%, tarif kendaraan roda 2 online 0,03%, dan tarif kendaraan roda 4 online 0,02%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini