Share

Diamond Food (DMND) Tak Bagi Dividen, Ini Alasannya

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Kamis 06 Oktober 2022 12:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 278 2681767 diamond-food-dmnd-tak-bagi-dividen-ini-alasannya-wuWxPusNi6.jpg DMND tak bagikan dividen (Foto: Freepik)

JAKARTA – PT Diamond Food Indonesia Tbk (DMND) memutuskan tidak membagi dividen. Alasannya, DMND masih mempertimbangkan masih besarnya kebutuhan dana untuk pengembangan bisnis.

Hal itu juga dilakukan untuk mengantisipasi berbagai isu yang dapat mengganggu aktivitas operasional Diamond Food Indonesia. Direktur Diamond Food Indonesia Richard Johannes Purwadi mengatakan, pihaknya tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2021 karena beberapa faktor.

”Jadi, di tengah ketidakpastian kondisi saat ini, baik perkembangan COVID-19 dan geopolitik yang terjadi agar kas yang ada akan digunakan secara optimal untuk mengantisipasi berbagai isu yang dapat mengganggu aktivitas operasional nantinya,” ujarnya.

Selain itu, kas tersebut juga akan digunakan untuk perkembangan bisnis dari Diamond Food Indonesia. Kemudian, saat rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) 2021, perseroan telah melakukan pencadangan terhadap laba ditahan sebanyak 20% dari total laba bersih 2021 atau sebesar RP 70,29 miliar.

”Pada RUPS tahun buku 2021, perseroan telah melakukan pencadangan terhadap laba ditahan sebanyak 20% dari total laba bersih 2021 atau sebesar RP 70,29 miliar,” kata dia.

Kemudian, pencadangan laba tersebut juga sudah sesuai dengan undang-undang yang berlaku saat ini. Hal ini sudah sesuai dengan undang undang yang berlaku saat ini. Adapun, target utama kinerja 2022 dari Diamond Food Indonesia antara lain, mencapai pertumbuhan pendapatan hingga dua digit, meningkatkan penetrasi ke konsumen ritel untuk kalangan kelas menengah ke bawah dengan produk yang lebih relevan dan meningkatkan produktivitas tenaga penjualan perseroan dan pengalaman pelanggan (customer experience) melalui proses transformasi digital.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Tahun ini, emiten konsumer produsen susu merek Diamond, PT Diamond Food Indonesia Tbk. (DMND) mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp350 miliar pada 2022. Perincianya Rp100 miliar dipakai untuk menyelesaikan proyek yang telah berjalan sejak tahun lalu, sementara sisanya Rp250 miliar dipakai untuk proyek anyar 2022.

“Sampai Juni 2022, kami menggunakan sumber pendanaan dari kas internal untuk membiayai belanja modal tersebut,” kata Richard.

Selain untuk belanja modal tahunan, Richard mengatakan capex 2022 juga dipakai untuk memperluas fasilitas produksi dan distribusi Diamond Food yang berlokasi di kawasan industri Cikarang.

“Kenaikan kapasitas di dua fasilitas tersebut akan mendorong pertumbuhan pada tahun-tahun mendatang,” tambahnya.

Berdasarkan laporan keuangan per Juni 2022, Diamond Food Indonesia mencatat kas neto untuk aktivitas investasi mencapai Rp43,72 miliar, turun dibandingkan dengan total pada semester I/2021 sebesar Rp142,74 miliar. Meski demikian, kas yang dipakai untuk pembelian aset tetap sepanjang paruh pertama 2022 mencapai Rp161,82 miliar. Nilai ini naik dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp142,59 miliar. Selama semester I/2022, DMND membukukan pendapatan sebesar Rp4,05 triliun, tumbuh 20,82% secara year on year (yoy) menjadi Rp3,35 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini