Share

Antisipasi Banjir, Kementerian PUPR Bisa Apa?

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Jum'at 07 Oktober 2022 13:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 320 2682590 antisipasi-banjir-kementerian-pupr-bisa-apa-kX9DGMvLR8.jfif Kementerian PUPR Antisipasi Banjir. (Foto: Okezone.com/Feby)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat siapkan antisipasi banjir khususnya yang disebabkan melupnya aliran sungai. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membangun komunikasi, antara BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) untuk melakukan buka tutup air.

BMKG memberikan informasi kondisi hujan hingga PDAM dan pertanian selaku pemanfaat air.

Baca Juga: PUPR Ungkap Atasi Banjir Tidak Mudah, Cari Lahan Bangun Saluran Airnya Susah

"Jadi teman-teman di lapangan mulai mengendalikan muka air, mengendalikan bagaimana pintunya," ujar Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, (PUPR) Adenan Rasyid dalam Market Review IDX Channel, Jumat (7/10/2022).

Adenan mencontohkan, air yang ada di hulu bakal dilepaskan karena sudah cukup banyak, maka BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) akan melakukan komunikasi dengan BBWS lainnya untuk segera melakukan antisipasi.

Baca Juga: Banjir di Kompleks Bea Cukai Matraman Surut, Aktivitas Masyarakat Normal

Selain itu BBWS ini juga akan disiagakan selama 24 jam untuk mengontrol debit dan muka air. Sehingga bisa mengambil keputusan kapanpun untuk mengeluarkan airnya.

"Kita juga berkoordinasi dengan Pemda, kita menginformasi bahwa kita akan mengeluarkan air, sehingga diharapkan aktivitas di hilir bisa menjadi perhatian," sambungnya.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Selanjutnya melakukan komunikasi pemanfaat air, seperti mislanya PDAM maupun sektor pertanian melalui saluran irigasi untuk meningkatan kapasitas tampungan. Sehingga diharapkan bisa diatur lebih lanjut untuk PDAM maupun pertanian.

Yang paling penting namun berat adalah berkolaborasi dengan masyarakat untuk tidak membuang sampah disembarang tempat. Karena sampah tersebut bakal membuat daya tampung air semakin berkurang, dan air mudah meluap.

"Melalui kerjasama kita optimis bisa melewati ini dengan baik," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini