Disebutkan, Waran seri I dapat mulai dilaksanakan mulai 3 Mei 2023 sampai dengan 2 November 2023 dengan harga pelaksanaan Rp125. Apabila seluruh waran dilaksanakan oleh seluruh pemegang Waran seri I, dana yang diperoleh Wulandari Bangun Laksana adalah sebesar-besarnya Rp875 miliar.
Kemudian para pemegang Waran seri I tidak mempunyai hak sebagai pemegang saham, termasuk hak dividen selama Waran seri I tersebut belum dilaksanakan menjadi saham. Komposisi pemegang saham Wulandari Bangun Laksana saat ini terdiri atas Christopher Sumasto Tjia sebesar 50%, sementara sisanya sebesar 50% dikempit oleh Clarissa Ady Sumasto Tjia. Adapun penjamin pelaksana efek adalah PT Artha Sekuritas Indonesia.
Berikut jadwal IPO Wulandari Bangun Laksana di Bursa Efek Indonesia: Tanggal pre-efektif : 7 Oktober 2022, masa penawaran awal : 10—17 Oktober 2022 dan perkiraan tanggal efektif : 26 Oktober 2022. Perkiraan masa penawaran umum perdana saham : 28 Oktober—1 November 2022 dan perkiraan tanggal penjatahan : 1 November 2022. Lalu perkiraan tanggal pengembalian uang pemesanan : 2 November 2022, perkiraan tanggal distribusi saham secara elektronik : 2 November 2022 dan perkiraan tanggal pencatatan Waran seri I : 3 November.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.