Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Axiata Investments Beli Saham Link Net Rp4,42 Triliun

Viola Triamanda , Jurnalis-Selasa, 11 Oktober 2022 |14:55 WIB
Axiata Investments Beli Saham Link Net Rp4,42 Triliun
Axiata beli saham Link Net (Foto: Antara)
A
A
A

JAKARTA - Axiata Investments (Indonesia) Sdn. Bhd. (AII) membeli saham PT Link Net Tbk (LINK). Axiata Investments melakukan pembelian saham Link net senilai Rp4,42 triliun.

Dikutip dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia, Selasa (10/11/2022), Director Axiata Investments Vivek Sood menyatakan bahwa Axiata Investments memborong sebanyak 921.503.429 lembar saham dengan harga Rp4.800 per saham. Adapun tujuan dari transaksi adalah penawaran tender wajib.

Transaksi ini juga membuat porsi kepemilikan Axiata Investments menjadi lebih besar dalam Link Net. Karena tercatat sebelum transaksi Axiata Investments menguasai 1.266.419.288 saham secara langsung dan 550.316.196 saham secara tidak langsung melalui PT XL Axiata Tbk (EXCL).

Kemudian setelah transaksi jumlahnya melonjak menjadi 2.187.922.717 saham secara langsung dan 550.316.196 saham secara tidak langsung melalui XL Axiata.

Dengan adanya transaksi ini maka struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perusahaan Sasaran mengalami perubahan setelah Penawaran Tender Wajib.

Untuk informasi, berdasarkan Share Purchase Agreement, yang ditandatangani antara PT First Media Tbk dan Asia Link Dewa Pte. Ltd selaku penjual dengan AII dan XL selaku pembeli, tertanggal 27 Januari 2022 dan penyelesaian transaksi jual beli tanggal 22 Juni 2022, sebelum periode Penawaran Tender Wajib, AII telah membeli 1.266.419.288 saham atau mewakili 44,23% dari saham yang telah ditempatkan dan disetor oleh Perusahaan Sasaran.

Kemudian PT XL Axiata Tbk (XL) telah membeli 550.316.196 saham atau mewakili 19,22% ) dari saham yang telah ditempatkan dan disetor oleh Perusahaan Sasaran (Pengambilalihan).

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement