JAKARTA – Sebanyak 560 nelayan di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur menerima bantuan langsung tunai (BLT) sebagai pengalihan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
"Jumlah penerima bantuan ini, sesuai dengan data yang disampaikan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia," kata Kepala Dinas Perikanan Pemkab Bangkalan Mohammad Zaini di Bangkalan dikutip Antara.
Berdasarkan data yang disampaikan Kemensos, hanya 560 orang yang memiliki Kartu Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka) dari total 4.569 nelayan setempat.
Kartu tersebut merupakan identitas tunggal pelaku usaha kelautan dan perikanan. Mereka yang berhak memiliki kartu ini adalah nelayan, pembudi daya ikan, petambak garam, pemasar ikan, pengolah ikan, dan pengusaha jasa pengiriman hasil perikanan.
Adapun, kartu tersebut berlaku di seluruh Indonesia dan dapat diperpanjang selama lima tahun, sesuai dengan ketentuannya.
"Jadi, data identitas dari kartu Kusuka digunakan sebagai data base tunggal pelaku usaha kelautan dan perikanan. Kementerian Kelautan dan Perikanan memanfaatkan data base ini untuk menentukan kebijakan terkait program perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha kelautan dan perikanan," jelasnya.